Lonceng Kematian Bagi Industri Rokok, Roadmap Disebut Tidak Jelas

Senin, 14 Desember 2020 - 13:54 WIB
loading...
Lonceng Kematian Bagi...
Harga rokok sudah terlampau tinggi, tidak sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat. Maka otomatis produksi dan omzet pabrikan akan turun drastis. Tinggal tunggu saatnya pabrik gulung tikar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Koordinator Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) Azami Mohammad berpendapat, pemerintah tidak memiliki perencanaan roadmap industri rokok yang jelas. Setelah tidak menaikkan cukai rokok di tahun 2019, lalu kenaikan cukai rokok dirapel pada tahun 2020 mencapai 23%. Kemudian di tahun 2021 kenaikan kembali dilakukan sebesar 12,5%.

"Keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai 12,5% pada tahun 2021, akan mematikan industri hasil tembakau. Nanti kita akan lihat dampaknya menekan perekonomian di daerah dan nasional. Selain itu juga pasti akan berdampak pada petani tembakau dan cengkeh," ujar Azami dalam siaran live Market Review di IDX Channel, Jakarta, Senin (14/12/2020).

(Baca Juga: Biarin Aja Harga Rokok Naik, Agar Jangan Lari dari Kenyataan di Saat Krisis )

Dia menjelaskan, tahun ini industri sedang mengalami goncangan yang luar biasa. Tidak hanya dari kenaikan cukai yang eksesif di 2020, namun juga ditambah hantaman akibat pandemi Covid19 yang menekan daya beli masyarakat.

"Karena pandemi sekarang volume produksi sudah turun 17%. Seharusnya pemerintah juga melihat mahalnya harga rokok karena daya beli masyarakat yang melemah. Harga rokok sudah terlalu tinggi. Nantinya yang marak adalah rokok ilegal karena harganya lebih murah," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Rekomendasi
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Berita Terkini
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved