Terapkan Standar Tinggi, Pertamina EP Raih 3 PROPER Emas dan 12 Hijau
Selasa, 15 Desember 2020 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
"Total tujuh kandidat PROPER Emas untuk Pertamina EP merupakan prestasi tersendiri bagi kami. Hal ini merupakan kandidat emas terbanyak yang membanggakan. Untuk itu, saya berharap field lain dapat mengikuti prestasi ini di masa mendatang," katanya.
Tiga field Pertamina EP yang meraih Emas tahun ini merupakan field yang kontinu mempertahankan PROPER dalam tiga tahun terahir. Bahkan Pertamina EP Rantau Field sejak 2015 hingga 2020 terus meraih PROPER Emas.
Eko mengatakan pandemi Covid-19 sedikit banyak mempengaruhi realisasi program Pertamina EP demi mempertahankan PROPER Emas 2020. Karena itu, lanjut Eko, Pertamina EP akan melakukan pengkajian yang mendalam dan kolaborasi semua pihak untuk tetap mewujudkan program yang selaras dengan kondisi terkini.
Pertamina EP akan memutakhirkan pemetaan pemetaan pemangku kepentingan, pemetaan potensi SDM, SDA, modal dan sumber daya pendukung dan melakukan analisis kebutuhan masyarakat untuk untuk menciptakan value chain dan inovasi di masyarakat sangat diperlukan. "Hal ini sebagai bentuk responsivitas dan sensitivitas terhadap penanganan Covid-19 sekaligus menjaga roda ekonomi penerima manfaat tetap berjalan," ungkap Eko.
Tiga peraih PROPER Emas Pertamina EP tahun ini memiliki karakteristik dan beberapa program unggulan. Rantau Field muncul dengan beberapa program, antara lain ketahanan pangan, posyandu parenting anti Covid-19, wastafel dari limbah kayu apung, handsanitizer dan desinfektan serai wangi serta masker kain. Selain itu edukasi melalui video online untuk pembelajaran dan berbagi wawasan juga semakin digalakkan baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun peningkatan ekonomi.
Subang Field juga melakukan modifikasi untuk program pendidikan lingkungan untuk anak dengan bekerja sama dengan organisasi internasional dan Dinas Pendidikan untuk membuat kurikulum teknik pembelajaran selama Covid-19 dan protokol covid-19 bagi guru dan siswa PAUD. Redesain program sebagaimana yang dijalankan di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung pun berhasil dilaksanakan. Masyarakat pelindung alam dan satwa Owa Jawa tidak hanya bergantung dengan komoditas Kopi Puntangnya, namun juga membuat diversifikasi pariwisata baru berupa jalur sepeda yang akhir-akhir ini sangat digemari masyarakat di masa pandemi.
Tiga field Pertamina EP yang meraih Emas tahun ini merupakan field yang kontinu mempertahankan PROPER dalam tiga tahun terahir. Bahkan Pertamina EP Rantau Field sejak 2015 hingga 2020 terus meraih PROPER Emas.
Eko mengatakan pandemi Covid-19 sedikit banyak mempengaruhi realisasi program Pertamina EP demi mempertahankan PROPER Emas 2020. Karena itu, lanjut Eko, Pertamina EP akan melakukan pengkajian yang mendalam dan kolaborasi semua pihak untuk tetap mewujudkan program yang selaras dengan kondisi terkini.
Pertamina EP akan memutakhirkan pemetaan pemetaan pemangku kepentingan, pemetaan potensi SDM, SDA, modal dan sumber daya pendukung dan melakukan analisis kebutuhan masyarakat untuk untuk menciptakan value chain dan inovasi di masyarakat sangat diperlukan. "Hal ini sebagai bentuk responsivitas dan sensitivitas terhadap penanganan Covid-19 sekaligus menjaga roda ekonomi penerima manfaat tetap berjalan," ungkap Eko.
Tiga peraih PROPER Emas Pertamina EP tahun ini memiliki karakteristik dan beberapa program unggulan. Rantau Field muncul dengan beberapa program, antara lain ketahanan pangan, posyandu parenting anti Covid-19, wastafel dari limbah kayu apung, handsanitizer dan desinfektan serai wangi serta masker kain. Selain itu edukasi melalui video online untuk pembelajaran dan berbagi wawasan juga semakin digalakkan baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun peningkatan ekonomi.
Subang Field juga melakukan modifikasi untuk program pendidikan lingkungan untuk anak dengan bekerja sama dengan organisasi internasional dan Dinas Pendidikan untuk membuat kurikulum teknik pembelajaran selama Covid-19 dan protokol covid-19 bagi guru dan siswa PAUD. Redesain program sebagaimana yang dijalankan di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung pun berhasil dilaksanakan. Masyarakat pelindung alam dan satwa Owa Jawa tidak hanya bergantung dengan komoditas Kopi Puntangnya, namun juga membuat diversifikasi pariwisata baru berupa jalur sepeda yang akhir-akhir ini sangat digemari masyarakat di masa pandemi.
Lihat Juga :