AirAsia Siapkan Layanan Rapid Test, Tarifnya Mulai dari Rp95 Ribu

Jum'at, 18 Desember 2020 - 14:57 WIB
loading...
AirAsia Siapkan Layanan...
Maskapai penerbangan AirAsia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan AirAsia menawarkan kemudahan layanan rapid test antibody, swab/rapid test antigen dan tes swab berbasis PCR bagi pelanggan AirAsia di Indonesia. Kerja sama dilakukan dengan beberapa penyedia fasilitas kesehatan, seperti Soewarna, Dokterlink, BRIMedika, RS Sheila dan OMSA.

Biaya yang dikenakan untuk rapid test antibody seharga Rp 95.500, swab/rapid test antigen mulai dari Rp150 rbu dan tes swab berbasis PCR mulai dari Rp700 ribu. Lokasinya telah tersedia di beberapa tempat termasuk Jabodetabek, Bali, Medan, Surabaya, Makassar, Lombok, Yogyakarta, Bengkulu, Ciamis, Palembang, Solo dan Pontianak.

Baca Juga : Begini Prosedur dan Waktu Tes Antigen di Bandara Angkasa Pura II

Hasil tes dapat diperoleh mulai dari 10 menit untuk rapid test antibody, mulai dari 30 menit untuk swab/rapid test antigen dan, 1 hingga 2 x 24 jam untuk tes swab berbasis PCR. Waktu tunggu hasil tes mengikuti proses dan ketentuan dari masing-masing fasilitas kesehatan.

Meski demikian, untuk menghindari kepadatan antrean tes, pelanggan AirAsia diimbau untuk menyesuaikan jadwal tes jauh sebelum jadwal keberangkatan.

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine mengatakan, pihaknya memahami informasi layanan rapid test, antigen dan PCR sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang harus melakukan perjalanan udara serta memenuhi persyaratan perjalanan di daerah destinasi.

Baca Juga : Wagub DKI: Pemeriksaan Rapid Antigen untuk Keluar Masuk Jakarta Dilakukan Acak

Kerja sama ini upaya kami untuk memperluas aksesibilitas layanan rapid test, antigen dan PCR bagi pelanggan kami. “Kami terus mengimbau masyarakat yang akan bepergian untuk terus menjalankan protokol kesehatan dari mulai berangkat hingga tiba di destinasi. AirAsia Indonesia tetap menerapkan pembatasan kapasitas maksimal sesuai dengan aturan pemerintah,” kata Veranita di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seluruh armada AirAsia telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters), yang dapat menyaring 99,9% partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri dan memperbarui udara setiap 2-3 menit. Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah selesai penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia AirAsia Buka...
Indonesia AirAsia Buka Penerbangan Bali-Cairns, Tingkatkan Kunjungan Wisata
AirAsia Gelar Diskon...
AirAsia Gelar Diskon Tiket, Penerbangan dari Berbagai Kota ke Kuala Lumpur
Musim Liburan, AirAsia...
Musim Liburan, AirAsia Berikan Diskon Tiket Besar-besaran
AirAsia Siapkan 62 Penerbangan...
AirAsia Siapkan 62 Penerbangan Tambahan Antisipasi Arus Mudik-Balik
Sambut Liburan, AirAsia...
Sambut Liburan, AirAsia Obral Diskon Terbang ke Luar Negeri
Saham Gerak Liar Naik...
Saham Gerak Liar Naik 185%, AirAsia Indonesia Digembok Bursa
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun 10% saat Nataru
Garuda Indonesia Travel...
Garuda Indonesia Travel Festival 2024 Hadirkan Ragam Pilihan Tiket Penerbangan Terjangkau
Penerbangan dari Kupang...
Penerbangan dari Kupang ke Flores Mulai Beroperasi Pasca Erupsi Ile Lewotobi
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Selamatkan Bumi dari...
Selamatkan Bumi dari Asteroid, NASA Siapkan Pasukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved