Dikerubuti Sentimen Negatif Eksternal, Rupiah Diprediksi Loyo

Senin, 21 Desember 2020 - 09:49 WIB
loading...
Dikerubuti Sentimen...
Nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan melemah akibat sejumlah sentimen negatif dari luar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi melemah. Mata uang Garuda diperkirakan sulit bergerak akibat banyaknya sentimen negatif yang berasal dari luar negeri.

(Baca Juga: Hati-hati! Rupiah Diterpa Sentimen Negatif Luar Dalam)

Kepala Divisi Riset dan Analisis PT Monex Investindo Futures (MIFX ) Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini kekhawatiran pasar uang terhadap kasus Covid-19 makin meninggi. Hal itu kemudian menekan nilai aset berisiko, meskipun Kongres AS telah mengabarkan kesepakatan stimulus fiskal jumbo sebesar USD900 miliar.

"Kekhawatiran soal virus ini bertambah dengan munculnya kabar varian baru Covid-19 yang menyebar luas di Inggris dan memicu lockdown baru di sana," kata Ariston di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Selain itu, perseteruan terbaru AS dan China terkait blacklist perusahaan Negeri Panda di negeri Paman Sam ikut menjadi sentimen negatif.

(Baca Juga: Arab Saudi Hentikan Penerbangan Internasional karena Gelombang Baru Pandemi COVID-19)

"Hari ini ada potensi pelemahan rupiah terhadap dolar AS karena sentimen-sentimen negatif di atas. Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.080-14.180 [er dolar AS untuk hari ini," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved