KBI Pecahkan Rekor Transaksi Tertinggi Sepanjang Sejarah
Selasa, 22 Desember 2020 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Terkait Pasar Fisik Emas Digital, Stephanus menambahkan, Pasar Fisik Emas Digital di tahun 2021 diperkirakan akan mendorong minat masyarakat untuk investasi di perdagangan berjangka komoditi. Hal ini dikarenakan dengan Pasar Fisik Emas Digital, masyarakat dapat melakukan investasi emas dengan nilai yang lebih terjangkau.
"Terkait pasar fisik emas digital ini, BBJ telah menyiapkan 2 (dua) skema, yaitu On Exchange dan Off Exchenge. Kami optimis awal tahun 2021 transaksi pasar fisik emas digital ini sudah mulai berjalan. Dan ini tentunya akan meramaikan ekosistem investasi di perdagangan berjangka komoditi Indonesia," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi, mengatakan adanya peningkatan transaksi di perdagangan berjangka komoditi sepanjang tahun 2020 ini membuktikan bahwa industri ini cukup tahan terhadap guncangan. "Kita lihat pertumbuhan ekonomi nasional maupun global di tahun 2020 ini mengalami kontraksi yang cukup tajam. Pencapaian ini tentunya juga membuktikan bahwa investasi di perdagangan berjangka komoditi telah menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat dalam menentukan alternatif dalam berinvestasi," kata dia.
Dia melanjutkan bahwa tahun depan pihaknya optimistis transaksi di perdagangan berjangka komoditi akan tumbuh positif. Pasalnya tahun depan telah dilaksanakan vaksin Covid-19, yang ini tentunya akan memberikan angin segar bagi para pelaku bisnis untuk lebih lincah bergerak setelah di tahun 2020 agak menahan ditengah wabah covid-19 yang ada tentunya akan memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi nasional.
"Kami proyeksikan Pasar Fisik Emas Digital ini kedepan akan menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat. Kita lihat ditengah disrupsi teknologi yang ada saat ini, masyarakat membutuhkan sarana investasi yang mudah dijangkau dengan teknologi, namun tetap memberikan keamanan dalam investasi," kata dia.
"Terkait pasar fisik emas digital ini, BBJ telah menyiapkan 2 (dua) skema, yaitu On Exchange dan Off Exchenge. Kami optimis awal tahun 2021 transaksi pasar fisik emas digital ini sudah mulai berjalan. Dan ini tentunya akan meramaikan ekosistem investasi di perdagangan berjangka komoditi Indonesia," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi, mengatakan adanya peningkatan transaksi di perdagangan berjangka komoditi sepanjang tahun 2020 ini membuktikan bahwa industri ini cukup tahan terhadap guncangan. "Kita lihat pertumbuhan ekonomi nasional maupun global di tahun 2020 ini mengalami kontraksi yang cukup tajam. Pencapaian ini tentunya juga membuktikan bahwa investasi di perdagangan berjangka komoditi telah menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat dalam menentukan alternatif dalam berinvestasi," kata dia.
Dia melanjutkan bahwa tahun depan pihaknya optimistis transaksi di perdagangan berjangka komoditi akan tumbuh positif. Pasalnya tahun depan telah dilaksanakan vaksin Covid-19, yang ini tentunya akan memberikan angin segar bagi para pelaku bisnis untuk lebih lincah bergerak setelah di tahun 2020 agak menahan ditengah wabah covid-19 yang ada tentunya akan memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi nasional.
"Kami proyeksikan Pasar Fisik Emas Digital ini kedepan akan menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat. Kita lihat ditengah disrupsi teknologi yang ada saat ini, masyarakat membutuhkan sarana investasi yang mudah dijangkau dengan teknologi, namun tetap memberikan keamanan dalam investasi," kata dia.
Lihat Juga :