Sambut Natal, IHSG Sepekan Ditutup Anjlok 1,57%
Kamis, 24 Desember 2020 - 07:33 WIB
loading...
Ilustrasi IHSG. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Libur Natal , pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan data perdagangan yang cenderung fluktuatif. Di periode perdagangan singkat 21-23 Desember, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi dan harus keluar dari level 6.100.
"IHSG selama sepekan mengalami perubahan sebesar 1,57 persen dan berada pada level 6.008,70 dari posisi 6.104,32 pada penutupan pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).
Baca Juga: Sempat Menguat, IHSG Turun 14,58 Poin di Akhir Sesi
Menurut data BEI, rata-rata volume transaksi juga mengalami koreksi sebesar 14,68 persen menjadi 26,742 miliar saham dari 31,344 miliar saham pada pekan yang lalu. Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan turut mengalami penurunan sebesar 4,85 persen atau menjadi Rp19,762 triliun dari Rp20,769 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Kemudian, data kapitalisasi pasar ditutup terkoreksi atau mengalami penurunan sebesar 1,35 persen menjadi Rp7.006,354 triliun dari Rp7.101,974 triliun pada pekan yang lalu.
"IHSG selama sepekan mengalami perubahan sebesar 1,57 persen dan berada pada level 6.008,70 dari posisi 6.104,32 pada penutupan pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).
Baca Juga: Sempat Menguat, IHSG Turun 14,58 Poin di Akhir Sesi
Menurut data BEI, rata-rata volume transaksi juga mengalami koreksi sebesar 14,68 persen menjadi 26,742 miliar saham dari 31,344 miliar saham pada pekan yang lalu. Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan turut mengalami penurunan sebesar 4,85 persen atau menjadi Rp19,762 triliun dari Rp20,769 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Kemudian, data kapitalisasi pasar ditutup terkoreksi atau mengalami penurunan sebesar 1,35 persen menjadi Rp7.006,354 triliun dari Rp7.101,974 triliun pada pekan yang lalu.
Lihat Juga :