Hugaf Dukung Startup Siasati Bisnis di Masa Pandemi

Kamis, 24 Desember 2020 - 21:59 WIB
loading...
Hugaf Dukung Startup...
Hugaf yang merupakan jasa pembuatan aplikasi android mendukung adanya startup yang dapat mengatasi kedaan pademi seperti saat ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-II terjadi sebanyak -5.32%, kemudian disusul pertumbuhan ekonomi dari kuartal II-III 2020 -3,49%, menjadikan Indonesia resmi mengalami resesi. Sejak Covid-19 mulai menginfeksi Indonesia, pun demikian dengan kegiatan ekonomi dan jual beli yang kian lesu.

(Baca Juga: Startup Menjadi Enabler Sekaligus Agregator Bagi UMKM )

Banyak restoran dan pusat perbelanjaan yang tutup akibat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyaknya karyawan yang harus rela gaji bulanannya dipotong dan bahkan tak sedikit yang dirumahkan. Hugaf yang merupakan jasa pembuatan aplikasi android mendukung adanya startup yang dapat mengatasi kedaan pademi seperti saat ini.

Efek lain yang muncul sejak adanya pandemi ini yakni dengan diterapkannya PSBB, maka hampir semua kegiatan akan dilakukan secara remote dari rumah masing-masing, yang mana berdampak pada penggunaan internet dan gadget meningkat dari sebelumnya. "Pandemi Covid-19 mendorong pelaku usaha untuk mencari alternatif lain, salah satunya beralih ke digital dengan ketepatan membaca peluang dan planning bisnis yang jelas," ungkap Pendiri dan CEO Hugaf, Dimas Nur Panca.

Kondisi ini dilihat sebagai peluang emas oleh pelaku startup untuk lebih dekat dengan pangsa pasar mereka yang juga mayoritas usia produktif. Di Indonesia, jenis startup yang didirikan meliputi bidang properti, perdagangan, game, dan finansial, dan lain-lain.

Demi meningkatkan kualitas service tak jarang mereka menggunakan aplikasi berbasis android dan iOS. Aplikasi ini dinilai memiliki beberapa nilai lebih seperti meningkatkan customer experience, memiliki nilai kepraktisan dan memberi value yang terukur. Dari sisi customer, mereka akan mendapatkan engagement yang lebih dekat dengan brand yang mereka konsumsi pada saat mereka melakukan customer journey.

(Baca Juga: Teropong BEI: Tahun Depan Bakal Ramai Startup Melantai di Bursa RI )

Sedangkan dari sisi startup, analysis mengenai proses bisnis seperti pemesanan dan pembayaran juga lebih terukur. "Aplikasi mobile membuka dimensi dan peluang-peluang baru, selain berinvestasi beberapa klien kami melihat potensi yang sangat besar dengan adanya peningkatan penggunaan smartphone di masa pandemi ini," ungkap Emir Aprian Ambiar, Co-Founder Hugaf.

Mengerti bahwa kebutuhan startup mungkin saja tidak berhenti di pembuatan aplikasi android dan iOS. Startup mungkin tak hanya berhenti di pembuatan aplikasi namun juga kebutuhan pembuatan website, digital marketing, dan content marketing dalam perjalanannya. Untuk itu Hugaf menawarkan jasa konsultasi gratis mengenai konsep hingga strategi pemasaran yang akan dibutuhkan masing-masing bisnis. Berdiri sejak tahun 2013, Hugaf sudah membantu ratusan usaha UMKM dan startup dalam menjalankan bisnisnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rekomendasi
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved