Tunggu Rem Dadakan Anies, IHSG Ikut Deg-degan

Selasa, 29 Desember 2020 - 17:47 WIB
loading...
Tunggu Rem Dadakan Anies,...
Ilustrasi IHSG. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan berada di atas level 6.000. Technical Analyst PT Phillip Sekuritas Indonesia Muhammad Syahrizannas mengatakan, IHSG masih optimistis bisa berada di atas level 6.000 melihat pergerakan harga yang cukup terkonsolidasi.

"Kita menunggu sentimen-sentimen global karena memang cukup minim sentimen di dalam negeri," ujarnya dalam closing market IDX Channel, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Berbalik Arah, IHSG Ditutup Memerah ke Level 6.036

Menurut dia, sentimen global seperti di Eropa yang sudah mulai vaksinasi secara massal. Selanjutnya terkait sentimen kebijakan fiskal Amerika Serikat (AS) juga akan berpengaruh ke dalam negeri. Di samping itu juga IHSG wait and see terkait rencana akan diberlakukannya kembali PSBB oleh Anies Baswedan guna mengantisipasi melonjaknya kasus covid-19 akibat klaster liburan.

"Tampaknya dapat berpengaruh juga ke dalam negeri, namun kita masih wait and see terlebih dahulu kabar dari PSBB ini akan diberlakukan dalam waktu dekat atau tidak," ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Secara Resmi Akan Menutup Perdagangan Saham 2020, Cek Jadwalnya

IHSG melemah 0,94% ke level 6.036,17 pada penutupan sesi II Selasa, 29 Desember 2020. IHSG bergerak pada level terendah 6.026,71 hingga level tertinggi 6.143,87.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Rekomendasi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, 3 Negara Tetangga Ikut Terguncang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved