Kabar Baik! Pelaku Bisnis Wisata Bakal Diberikan Kredit Murah

Selasa, 29 Desember 2020 - 19:49 WIB
loading...
Kabar Baik! Pelaku Bisnis...
FOTO/Ilustrasi/Okezone
A A A
JAKARTA - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia memberikan beberapa masukan kepada pemerintah untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif . Salah satunya adalah dengan usulan kepada pemerintah agar bisa memberikan kredit murah bagi usaha kecil dan menengah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ketua Umum KADIN Rosan Roeslani mengatakan, usulan mengenai kredit modal kerja untuk pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini sedang dilakukan finalisasi. Jika disetujui, maka nantinya para pengusaha akan diberikan modal kerja dikisaran Rp10 hingga Rp75 miliar.

"Rencananya ini diberikan modal kerja antara Rp10-75 miliar untuk umkm dan kelas menengah dan jangka waktu sedang dilihat apakah 3-5 tahun, kemudian dari suku bunga ini jadi minus 6% tadinya usulannya 3-4%, tapi yang difinalisasi minus 6%," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Simak! Jurus Wamen Angela Bangkitkan Industri Wisata & Ekonomi Kreatif

Rosan mencontohkan, jika bunga kredit awalnya adalah 10%, maka akan menjadi 4% saja dengan asumsi usulan bunga kredit minus 6%. Namun Rosan menyebut jika usulan ini sudah masuk ke dalam program pemulihan ekonomi nasional di 2021. "Jadi misalnya, bunga bank itu 10%, minus 6% jadi bunganya 4%. Ini yang sudah masuk ke dalam program PEN 2021," kata Rosan.

Pemberian kredit modal kerja ini nantinya tidak hanya diperuntukan untuk sektor pariwisata. Namun juga industri secara keseluruhan, di mana cukup banyak pelaku usaha yang terkena dampak pandemi. "Tidak ini secara keseluruhan tapi memang untuk pariwisata ada usulan dari pemerintah daerah (Pemda)," ucapnya.

Menurut Rosan, pemerintah daerah memang juga telah memberikan usulan kepada pemerintah. Salah satunya terkait jangka waktu pengembalian kredit seperti Provinsi Bali yang meminta agar jangka waktu pengembalian sampai 10 tahun. "Tapi memang secara keseluruhan, tapi memang untuk pariwisata ada usulan dari Pemerintah Daerah (Pemda), misal Bali misal sampai 10 tahun cicilan itu dilihat dari kontribusi pajak yang selama ini mereka sudah kita kaji yang di PEN," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
Rekomendasi
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved