ICDX Cetak Nilai Transaksi Multilateral Rp18 Triliun di 2020
Selasa, 29 Desember 2020 - 22:13 WIB
loading...
ICDX membukukan nilai transaksi untuk perdagangan multilateral di tahun 2020 mencapai Rp18 triliun. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - ICDX membukukan angka fantastis untuk perdagangan multilateral di tahun 2020 dengan nilai transaksi yang mencapai Rp18 triliun. Pertumbuhan signifikan ini dinilai menunjukkan berkembangnya minat para investor terhadap produk berjangka komoditi , khususnya produk multilateral.
Pandemi Covid-19 pun tidak menjadi hambatan bagi para investor untuk bertransaksi produk-produk derivatif langsung di dalam bursa ICDX, khususnya multilateral. Sebaliknya, investor justru melihat peluang investasi pada perdagangan produk-produk multilateral ICDX.
(Baca Juga: Komoditas Ini Bikin Ekspor November 2020 Surplus)
Sebagai kontrak spot multilateral forex pertama di Asia Tenggara, GOFX (Gold, Oil, Forex) telah mengalami pertumbuhan volume yang fantastis sejak diperkenalkan kepada publik di tahun 2018 yang mencapai 1.991% di tahun 2020. Rata-rata kenaikan volume transaksi mencapai sekitar 900% setiap tahunnya. Secara keseluruhan, transaksi GOFX ini turut berkontribusi secara signifikan dalam pertumbuhan volume transaksi multilateral di bursa ICDX.
Mendukung pertumbuhan tersebut, ICDX juga telah meluncurkan 6 kontrak derivatif baru di tahun 2020, yakni kontrak berjangka minyak mentah berbasis dolar AS, kontrak spot emas berbasis rupiah, dan beberapa kontrak spot cross rate valuta asing. Tahun 2020 juga menjadi awal peluncuran GOFX Micro, kumpulan kontrak multilateral berukuran mikro pertama di Indonesia yang ditransaksikan secara legal di dalam bursa.
Pandemi Covid-19 pun tidak menjadi hambatan bagi para investor untuk bertransaksi produk-produk derivatif langsung di dalam bursa ICDX, khususnya multilateral. Sebaliknya, investor justru melihat peluang investasi pada perdagangan produk-produk multilateral ICDX.
(Baca Juga: Komoditas Ini Bikin Ekspor November 2020 Surplus)
Sebagai kontrak spot multilateral forex pertama di Asia Tenggara, GOFX (Gold, Oil, Forex) telah mengalami pertumbuhan volume yang fantastis sejak diperkenalkan kepada publik di tahun 2018 yang mencapai 1.991% di tahun 2020. Rata-rata kenaikan volume transaksi mencapai sekitar 900% setiap tahunnya. Secara keseluruhan, transaksi GOFX ini turut berkontribusi secara signifikan dalam pertumbuhan volume transaksi multilateral di bursa ICDX.
Mendukung pertumbuhan tersebut, ICDX juga telah meluncurkan 6 kontrak derivatif baru di tahun 2020, yakni kontrak berjangka minyak mentah berbasis dolar AS, kontrak spot emas berbasis rupiah, dan beberapa kontrak spot cross rate valuta asing. Tahun 2020 juga menjadi awal peluncuran GOFX Micro, kumpulan kontrak multilateral berukuran mikro pertama di Indonesia yang ditransaksikan secara legal di dalam bursa.
Lihat Juga :