Komoditas Ini Bikin Ekspor November 2020 Surplus
Selasa, 15 Desember 2020 - 14:01 WIB
loading...
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menerangkan, ada beberapa sektor komoditas utama yang menopang Ekspor Indonesia pada November 2020 hingga nilainya tembus USD15,28 miliar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ekspor Indonesia pada November 2020 ditopang oleh beberapa sektor komoditas utama hingga nilainya tembus USD15,28 miliar. Ekspor ini mengalami kenaikan sebesar 6,36% dibadingkan Oktober 2020.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menerangkan, beberapa sektor komoditas utama yang menopang di antaranya seperti ekspor hasil pertanian, hasil hutan bukan kayu, pengolahan, perkebunan, hingga tambang. Tercatat migas meningkat 24,26% (mtm), pertanian 6,33% (mtm), dan meningkat 33,33% (yoy).
(Baca Juga: Ekspor Terus Menguat, Dompet Pekebun Sawit Makin Tebal )
Dimana untuk hasil pertanian adalah hasil hutan bukan kayu lainnya, aromatik dan rempah-rempah, buah-buahan, cengkeh, dan sarang burung. Menurutnya, perbaikan ekspor ditunjang naiknya permintaan dan naiknya harga komoditas andalan Indonesia, seperti batu bara dan minyak sawit.
"Jadi penyumbang surplus terbesar minyak dan lemak hewan nabati, bahan bakar mineral, serta besi baja," ujar dia dalam paparan secara virtual, Selasa (15/12/2020).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menerangkan, beberapa sektor komoditas utama yang menopang di antaranya seperti ekspor hasil pertanian, hasil hutan bukan kayu, pengolahan, perkebunan, hingga tambang. Tercatat migas meningkat 24,26% (mtm), pertanian 6,33% (mtm), dan meningkat 33,33% (yoy).
(Baca Juga: Ekspor Terus Menguat, Dompet Pekebun Sawit Makin Tebal )
Dimana untuk hasil pertanian adalah hasil hutan bukan kayu lainnya, aromatik dan rempah-rempah, buah-buahan, cengkeh, dan sarang burung. Menurutnya, perbaikan ekspor ditunjang naiknya permintaan dan naiknya harga komoditas andalan Indonesia, seperti batu bara dan minyak sawit.
"Jadi penyumbang surplus terbesar minyak dan lemak hewan nabati, bahan bakar mineral, serta besi baja," ujar dia dalam paparan secara virtual, Selasa (15/12/2020).
Lihat Juga :