Belum Pulih, Indef Sebut APBN Tahun 2021 Butuh Penyembuhan
Sabtu, 02 Januari 2021 - 05:55 WIB
loading...
A
A
A
"Defisit anggaran yang ditetapkan tahun 2021 sebesar 5,7% PDB namun kenaikannya sangat tinggi yakni 227,6% dibandingkan sebelum pandemi meskipun lebih rendah dibandingkan Pepres 72 Tahun 2020 yang sebesar -3,61%," ucap dia.
Tauhid juga mengungkapkan program PEN 2021 perlu diperbaiki dan dievaluasi. Diperkirakan penyerapan program PEN hingga akhir tahun 2020 diperkirakan hanya sebesar 67,8%.
(Baca Juga: Salah Satu Fokus APBN 2021, Mewujudkan Ketahanan Pangan)
"Tidak optimalnya penyerapan, khususnya program non-Bansos dan UMKM, mendorong tidak sinerginya program PEN. Bahkan Program PEN Tahun 2020 untuk bantuan sosial tidak maksimal mendorong konsumsi," beber dia.
Adapun struktur anggaran Program PEN Tahun 2021 berkurang hampir separuhnya padahal untuk bantuan sosial dan UMKM tetap dibutuhkan dengan jumlah yang sama tahun 2021 untuk menciptakan permintaan bagi perekonomian.
Tauhid juga mengungkapkan program PEN 2021 perlu diperbaiki dan dievaluasi. Diperkirakan penyerapan program PEN hingga akhir tahun 2020 diperkirakan hanya sebesar 67,8%.
(Baca Juga: Salah Satu Fokus APBN 2021, Mewujudkan Ketahanan Pangan)
"Tidak optimalnya penyerapan, khususnya program non-Bansos dan UMKM, mendorong tidak sinerginya program PEN. Bahkan Program PEN Tahun 2020 untuk bantuan sosial tidak maksimal mendorong konsumsi," beber dia.
Adapun struktur anggaran Program PEN Tahun 2021 berkurang hampir separuhnya padahal untuk bantuan sosial dan UMKM tetap dibutuhkan dengan jumlah yang sama tahun 2021 untuk menciptakan permintaan bagi perekonomian.
(fai)
Lihat Juga :