Rupiah Punya Potensi Menguat di Awal Tahun Saat Dolar AS Tertekan

Senin, 04 Januari 2021 - 09:20 WIB
loading...
Rupiah Punya Potensi...
Nilai Tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) punya potensi penguatan di awal tahun 2021, seiring sentimen positif global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai Tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) punya potensi penguatan di awal tahun 2021, seiring sentimen positif global. Di antaranya yakni ekspektasi stimulus lanjutan AS, tercapainya kesepakatan BREXIT dan mulai gencarnya vaksinasi covid-19 di dunia.

(Baca Juga: UU Ciptaker (Konon) Bikin IHSG dan Kurs Rupiah Perkasa )

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, senntimen di atas mendorong pasar masuk ke aset berisiko. "Indeks dollar AS juga masih tertekan di area 89. Nilai tukar major dan emerging market currency umumnya bergerak menguat terhadap dollar AS," kata Ariston di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Dari tanah air, pasar akan mewaspadai laporan kenaikan kasus covid-19 yang bila menimbulkan kebijakan pembatasan bisa mendorong pelemahan rupiah . "Potensi rupiah di kisaran Rp13.950 hingga Rp14.100 per USD," tandasnya.

Sebelumnya Rencana Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kembali pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta menimbulkan kecemasan pelaku pasar. Direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, hal ini akan berdampak negatif terhadap pemulihan ekonomi nasional.

(Baca Juga: Rencana Pemberlakuan PSBB Ketat di DKI Picu Kecemasan Pasar )

"Hal ini menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020," kata Hans Kwee di Jakarta, akhir pekan kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Mohamed Salah Akhirnya...
Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved