Rencana Pemberlakuan PSBB Ketat di DKI Picu Kecemasan Pasar
Minggu, 03 Januari 2021 - 15:01 WIB
loading...
Pengunjung menunggu pesanan di salah satu restoran yang menerapkan protokol kesehatan ketat saat pemberlakuan PSBB di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (11/10/2020). Foto/SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Rencana Pemprov DKI Jakarta memberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta menimbulkan kecemasan pelaku pasar. Direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, hal ini akan berdampak negatif terhadap pemulihan ekonomi nasional.
"Hal ini menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (3/1/2021).
(Baca juga: Investor Terus Cermati Pemilihan Senat di Amerika Serikat )
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa pemerintah provinsi sedang mempertimbangkan kembali mengambil kebijakan PSBB ketat akibat tingginya jumlah kasus positif Covid-19 di Ibu Kota.
(Baca Juga : Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021 )
"Hal ini menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (3/1/2021).
(Baca juga: Investor Terus Cermati Pemilihan Senat di Amerika Serikat )
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa pemerintah provinsi sedang mempertimbangkan kembali mengambil kebijakan PSBB ketat akibat tingginya jumlah kasus positif Covid-19 di Ibu Kota.
(Baca Juga : Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021 )
Lihat Juga :