Ramadhan dan Idul Fitri, Telkomsel Pamasuka Siagakan 52.100 BTS
Kamis, 14 Mei 2020 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
"Khusus di wilayah Pamasuka, untuk memastikan seluruh pelanggan dapat tetap nyaman dalam menjalin silaturahmi walau saat ini negara kita, terutama daerah di wilayah Papua, Maluku, dan Kalimantan, sedang meghadapi keadaan yang penuh tantangan dan keterbatasan sebagai dampak pandemi COVID-19," katanya.
Telkomsel lanjutnya, telah melakukan upaya-upaya penguatan dan pengamanan akses jaringan berteknologi terdepan di sejumlah titik prioritas guna memaksimalkan pemanfaatan layanan terutama yang berbasis broadband agar dapat terus dinikmati oleh seluruh masyarakat dengan nyaman dan lancar.
Pada momen Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, lanjutnya, Telkomel Area Pamasuka memperkirakan akan terjadi lonjakan trafik komunikasi untuk layanan broadband sebesar 50,3% (pada puncak RAFI) atau naik 38,9% (pada hari biasa) dibandingkan dengan periode RAFI 2019 lalu.
"Hal ini didorong dengan semakin kuatnya adopsi masyarakat dalam pemanfaatan layanan broadband dan digital untuk mendukung produktivitas saat beraktivitas dari rumah di masa pandemi COVID-19," katanya.
Sedangkan untuk trafik layanan legacy voice diprediksi turun -13,2% (pada puncak RAFI) atau turun -15,2% (pada hari biasa) dibandiingkan dengan RAFI 2019. Di sisi lain, untuk SMS diprediksi turun -19% (pada puncak RAFI) atau turun -26,5% (pada hari biasa) dibandingkan dengan RAFI 2019. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat perilaku pelanggan yang kini semakin fasih dan intensif dalam menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital, yang mengakibatkan turunnya intensitas penggunaan layanan suara maupun layanan SMS.
Guna mengantisipsi hal tersebut, lanjut dia, Telkomsel Area Pamasuka telah memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 74 point of interest (POI), yang berfokus pada 42 titik area residensial yang teridentifikasi mengalami kenaikan trafik, telekomunikasi yang sangat signifikan sejak diberlakukannya imbauan dari Pemerintah RI untuk beraktivitas di rumah, 19 titik rumah sakit rujukan COVID-19, dan 13 titik area transportasi utama di tiap provinsi seperti bandara dan pelabuhan.
Telkomsel lanjutnya, telah melakukan upaya-upaya penguatan dan pengamanan akses jaringan berteknologi terdepan di sejumlah titik prioritas guna memaksimalkan pemanfaatan layanan terutama yang berbasis broadband agar dapat terus dinikmati oleh seluruh masyarakat dengan nyaman dan lancar.
Pada momen Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, lanjutnya, Telkomel Area Pamasuka memperkirakan akan terjadi lonjakan trafik komunikasi untuk layanan broadband sebesar 50,3% (pada puncak RAFI) atau naik 38,9% (pada hari biasa) dibandingkan dengan periode RAFI 2019 lalu.
"Hal ini didorong dengan semakin kuatnya adopsi masyarakat dalam pemanfaatan layanan broadband dan digital untuk mendukung produktivitas saat beraktivitas dari rumah di masa pandemi COVID-19," katanya.
Sedangkan untuk trafik layanan legacy voice diprediksi turun -13,2% (pada puncak RAFI) atau turun -15,2% (pada hari biasa) dibandiingkan dengan RAFI 2019. Di sisi lain, untuk SMS diprediksi turun -19% (pada puncak RAFI) atau turun -26,5% (pada hari biasa) dibandingkan dengan RAFI 2019. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat perilaku pelanggan yang kini semakin fasih dan intensif dalam menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital, yang mengakibatkan turunnya intensitas penggunaan layanan suara maupun layanan SMS.
Guna mengantisipsi hal tersebut, lanjut dia, Telkomsel Area Pamasuka telah memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 74 point of interest (POI), yang berfokus pada 42 titik area residensial yang teridentifikasi mengalami kenaikan trafik, telekomunikasi yang sangat signifikan sejak diberlakukannya imbauan dari Pemerintah RI untuk beraktivitas di rumah, 19 titik rumah sakit rujukan COVID-19, dan 13 titik area transportasi utama di tiap provinsi seperti bandara dan pelabuhan.
Lihat Juga :