Dukung Ketahanan Pangan, BNI Uji Coba Smartfarming di 5 Provinsi
Senin, 04 Januari 2021 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
Iqbal mengatakan, BNI diberbagai kegiatan juga memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Soil and Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca dan diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi sehingga dapat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi serta meningkatkan produktivitasnya.
(Baca Juga: Top! Cash Management BNI Juara 1 Survei Euromoney)
BNI smartfarming mensinergikan berbagai macam program dan produk seperti agen lakupandai (Agen46), penyaluran KUR Tani digital dengan BNI Move Agriculture, penyediaan kartu tani BNI untuk mendorong cashless transaction, dan digitalisasi budidaya pertanian presisi dan menghubungkan petani dengan offtaker.
Sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan, BNI juga menggelar berbagai webinar online dengan tujuan memberikan informasi kepada berbagai stakeholder terkait optimalisasi program BNI Smartfarming.
Komitmen BNI dalam mengembangkan smartfarming akan terus dioptimalkan pada tahun 2021, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor pertanian. Langkah itu juga diharapkan akan menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI. Hingga saat ini, BNI telah menyalurkan KUR pada sektor pertanian sebanyak Rp7,21 triliun serta menyentuh lebih dari 285 ribu petani di seluruh Indonesia.
"Ke depannya program smartfarming akan dikembangkan melalui ekosistem pertanian digital agar penyaluran KUR dapat lebih ekspansif menyentuh petani seluruh nusantara sehingga dapat mendorong program ketahanan pangan nasional," tutup Iqbal.
(Baca Juga: Top! Cash Management BNI Juara 1 Survei Euromoney)
BNI smartfarming mensinergikan berbagai macam program dan produk seperti agen lakupandai (Agen46), penyaluran KUR Tani digital dengan BNI Move Agriculture, penyediaan kartu tani BNI untuk mendorong cashless transaction, dan digitalisasi budidaya pertanian presisi dan menghubungkan petani dengan offtaker.
Sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan, BNI juga menggelar berbagai webinar online dengan tujuan memberikan informasi kepada berbagai stakeholder terkait optimalisasi program BNI Smartfarming.
Komitmen BNI dalam mengembangkan smartfarming akan terus dioptimalkan pada tahun 2021, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor pertanian. Langkah itu juga diharapkan akan menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI. Hingga saat ini, BNI telah menyalurkan KUR pada sektor pertanian sebanyak Rp7,21 triliun serta menyentuh lebih dari 285 ribu petani di seluruh Indonesia.
"Ke depannya program smartfarming akan dikembangkan melalui ekosistem pertanian digital agar penyaluran KUR dapat lebih ekspansif menyentuh petani seluruh nusantara sehingga dapat mendorong program ketahanan pangan nasional," tutup Iqbal.
(fai)
Lihat Juga :