BNI Uji Coba Smart Farming di 5 Provinsi

Selasa, 05 Januari 2021 - 09:35 WIB
loading...
BNI Uji Coba Smart Farming...
Pegawai BNI sedang berbincang-bincang dengan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI. BNI memiliki program BNI Smart Farming yang dalam memastikan agar para petani mendapatkan aksespembiayaan yang murah dan mudah. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah Presiden Joko Widodo. Pandemi Covid-19 yang belum diketahui masa berakhirnya semakin mendorong pemerintah untuk menggalang program pertanian guna ketahanan pangan nasional. Salah satu bentuk dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) adalah program BNI Smart Farming.

Melalui program tersebut, BNI terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Bahkan, BNI turut melibatkan startup agriteknologi, salah satunya PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) dalam menginisiasi program Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 sebagai program kegiatan untuk membantu petani meningkatkan hasil budi dayanya. (Baca: Top! Cash Management BNI Juara 1 Survey Euromoney)

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, program BNI Smart Farming ini lebih menekankan nilai tambah pada peranan BNI dalam memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah dan mudah disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi pertanian digital selama proses budi daya.

“Program BNI Smart Farming yang dihadirkan telah dipersiapkan agar sejak awal modal kerja pertanian diterima akan mendapat rekomendasi pertanian yang tepat, sistem pemupukan yang presisi hingga penanganan hama dan pemanenan,” ujar dia, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Di sisi lain, lanjut dia, perbankan juga memanfaatkan Smart Farming melalui dashboard dari aplikasi bertani untuk monitoring on farm, pendampingan pertanian, yang muaranya untuk dapat memastikan kualitas kredit bank yang lebih baik dan inklusi keuangan di sektor pertanian. (Baca juga: 5 Fakta Parosmia, Gejala Baru Covid-19)

"Memasuki musim panen, telah disiapkan fitur di dalam aplikasi agar mengakomodasi hasil produksi petani diserap oleh offtaker mitra BNI . Dengan menempatkan alat sensor di lahan, maka kondisi tanaman sejak sebelum, saat tanam, pemeliharaan, hingga pemanenan dapat terpantau secara real time,” paparnya.

Rekomendasi diperoleh dari alat sensor yang dapat menjangkau area hingga seluas 100 Ha akan terkoneksi dengan aplikasi yang disematkan ke dalam gadget berbasis android milik petani sehingga kondisi lahan khususnya yang berkaitan dengan curah hujan, suhu, kondisi tanah (Ph), hingga kebutuhan pupuk dapat terdeteksi dengan mudah.

Dari sisi cost efficiency, rekomendasi dari sensor yang disematkan ke dalam aplikasi di genggaman petani tidak hanya akan memudahkan petani, tetapi juga memberikan pola pertanian yang paling baik termasuk intensitas penggunaan pupuk. Dengan demikian, petani akan menjadi lebih produktif, lebih efisien dan efektif, hasil lahan/ladangnya mudah dijangkau pasar serta akhirnya menjadi petani yang profesional dan berkualitas. “Dengan volume hasil panen yang meningkat dan kualitas hasil yang lebih baik maka kesejahteraan petani akan semakin terjamin,” katanya. (Lihat videonya: Bangkai Pesawat Diduga Air Asia Ditemukan di Kalteng)

Selama tahun 2020, beberapa kegiatan program Smart Farming ini diimplementasikan di 6 (enam) titik di 5 (lima) provinsi di Indonesia dan manfaatnya telah dirasakan oleh para petani.

Salah satu petani dari Situbondo Fero Kamahendra menceritakan bahwa di daerahnya petani telah merasakan manfaat yang positif dari kehadiran Program Smart Farming ini di mana selain mendapat dukungan permodalan untuk bertani, petani di daerahnya telah didukung dengan alat sensor. " BNI benar-benar memperhatikan masyarakat pertanian di daerah kami." ujar Fero. (Hatim Varabi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNI Bukukan Laba Bersih...
BNI Bukukan Laba Bersih Rp5,6 Triliun di Kuartal I-2026
Fundamental Solid, BNI...
Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025
BNI Raih Dua Penghargaan...
BNI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2025, Perkuat Peran dalam Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
BNI Raih Laba Rp10,1...
BNI Raih Laba Rp10,1 Triliun Sepanjang Semester I-2025, Penyaluran Kredit Rp778,7 T
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Salurkan 25.000 Unit KPR FLPP
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
Panen Tanaman Urban...
Panen Tanaman Urban Farming
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Pemkab Bekasi Apresiasi...
Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved