BNI Raih Laba Rp10,1 Triliun Sepanjang Semester I-2025, Penyaluran Kredit Rp778,7 T

Jum'at, 25 Juli 2025 - 19:48 WIB
loading...
BNI Raih Laba Rp10,1...
Hingga akhir semester I-2025 penyaluran kredit BNI tumbuh 7,1% (YoY) menjadi Rp778,7 triliun. Kredit korporasi tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp435,8 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berkat strategi penguatan likuiditas dan pengelolaan kualitas aset secara berkesinambungan, sepanjang semester I-2025 kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tetap terjaga. Perseroan berhasil memperkuat posisi fundamental di tengah stabilitas ekonomi makro.

"Kami melihat penguatan CASA dan kualitas aset sebagai pilar utama untuk memperkuat kapasitas ekspansi kredit di semester II. Fokus kami tetap pada sektor produktif seperti pertanian, industri makanan dan minuman, telekomunikasi, infrastruktur, perumahan, hilirisasi energi, dan UMKM," ujar Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/7/2025).

Alexandra atau akrab disapai Xandra, menjelaskan hingga akhir semester I-2025 penyaluran kredit BNI tumbuh 7,1% (YoY) menjadi Rp778,7 triliun. Kredit korporasi tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp435,8 triliun. Baca Juga: BNI Didapuk Jadi Salah Satu Tempat Kerja Terbaik di Asia

Segmen konsumer mencatat pertumbuhan 10,7% YoY menjadi Rp147,0 triliun. Kredit segmen kecil yaitu UMKM non-KUR menunjukkan pertumbuhan positif tahun ini, tumbuh 9,2% YoY menjadi Rp44,4 triliun.

Sebagai hasil dari akselerasi kredit pada segmen berisiko rendah, kualitas aset BNI terus membaik. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) membaik ke 1,9%, dan Loan at Risk (LAR) juga membaik menjadi 11,0%, sehingga Cost of Credit (CoC) dapat dijaga di level 1%.

Sejalan dengan strategi penguatan fundamental, BNI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp10,1 triliun pada semester I-2025. Capaian ini mencerminkan ketangguhan model bisnis BNI dalam menjaga profitabilitas yang sehat di tengah upaya memperkuat kualitas portofolio dan membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Astra Bukukan Laba Rp5,85...
Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026
wondr BrightUp Cup 2025...
wondr BrightUp Cup 2025 Digelar, BNI Perluas Dukungan bagi Ekosistem Olahraga Nasional
BNI Salurkan Bantuan...
BNI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Padang dan Sibolga
Atlet Muda Indonesia...
Atlet Muda Indonesia Panen Gelar di Ajang Internasional Australia Open 2025
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved