Ahli Fengsui Ramal Kerajaan Bisnis Jack Ma Bisa Hancur

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:16 WIB
loading...
Ahli Fengsui Ramal Kerajaan...
Jack Ma. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perkara hilangnya Jack Ma masih terus menarik perhatian setelah trending topic di Twitter Indonesia. Situasi itu tak lepas dari pertanyaan publik terkait keberadaan miliarder asal China tersebut. Jack Ma menghilang bak ditelan bumi, dan saham Alibaba pun jadi tertekan.

Pakar Fengsui Suhu Yo mengatakan, tahun 2021 bukanlah menjadi tahun terbaik buat mantan guru bahasa Inggris ini. Pendiri Alibaba Group ini diramalkan terpuruk dan akan hancur bisnisnya yang dimulai di tahun ini. ( Baca juga:Jack Ma Tak Jelas Nasibnya, Ekonom Ini Ingatkan Soal Kritikan ke Pemerintah )

"Kalau dilihat tahun ini bukan tahun yang bagus untuk Jack Ma. Bisnisnya bisa hancur," ujar Suhu Yo saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Sang Suhu melanjutkan, hilangnya Jack Ma dikabarkan sudah lama. Bahkan, kata dia, ada kemungkinan Jack Ma saat ini tengah dipenjara oleh otoritas China.

"Kayaknya dipenjara," tandasnya. ( Baca juga:Antariksawan Terus Selidiki Bau Kentut di Planet Uranus )

Pekan lalu, saham Alibaba anjlok hingga 8%. Tak hanya induk perusahaan, beberapa anak usaha Alibaba juga mengalami penurunan saham hingga 5,68% pada Senin, 4 Januari 2021.

Sementara itu kekayakan Jack Ma sudah terlihat turun. Selama ini sang taipan selalu bertengger di puncak dan harus turun ke posisi tiga dari daftar orang terkaya di China.

Harta kekayaannya sendiri mencapai USD50,6 miliar setara Rp708 triliun (kurs Rp14.000) berdasarkan Bloomberg Billionaires Index. Dalam tiga bulan terakhir, kekayaannya merosot hampir USD11 miliar atau Rp154 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved