Optimis Ekonomi 2021 Lebih Cerah, Wamendag Beberkan Alasannya

Selasa, 05 Januari 2021 - 23:55 WIB
loading...
Optimis Ekonomi 2021...
Perekonomian nasional diyakini akan jauh lebih baik dan bergairah di tahun 2021. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengungkapkan optimismenya akan perekonomian nasional di tahun ini saat mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pembukaan perdagangan perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021.

Jerry meyakini ekonomi akan jauh lebih baik dan bergairah tahun ini. Hal ini didasari oleh berbagai hal yang dilakukan pemerintah baik di aspek kesehatan maupun ekonomi itu sendiri. Dalam sektor kesehatan, kata dia, pemerintah telah mulai menyiapkan vaksinasi sehingga diharapkan dampak Covid-19 bisa segera ditangani. Sementara dalam bidang ekonomi, pemerintah melakukan langkah-langkah perbaikan institusi dan regulasi maupun perbaikan daya beli masyarakat.

(Baca Juga: Kemenko Perekonomian Gelar Outlook, Jokowi: Pemulihan Ekonomi Berjalan Lebih Cepat pada 2021)

"Menko Perekonomian menyebut bahwa kita telah punya UU Ciptaker yang kita yakin mampu menjawab kebutuhan para pelaku usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran dan sebagainya. Ada juga kebijakan penyaluran bantuan sosial dan sebagainya. Jadi kita sangat optimis dengan tahun 2021," kata Wamendag dalam keterangannya, Selasa (5/1/2021).

Jerry juga menyebut kehadiran Menteri Perdagagangan yang baru, Muhammad Lutfi, akan menjadi pendorong bagi kinerja perdagangan Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri. Dia juga mengingatkan, di tahun 2020, meski di tengah pandemi, kinerja perdagangan Indonesia mencatatkan hasil yang cukup baik.

"Di dalam negeri, tidak ada gejolak harga dan kelangkaan yang signifikan terjadi. Ini menandakan kuatnya sistem distribusi dan logistik yang ditunjang oleh berbagai aspek. Sementara di luar negeri, surplus Indonesia justru meningkat signifikan," tuturnya.

Sebagai catatan, pada Desember 2020, total surplus Indonesia sudah berkisar di angka USD19,65 miliar atau tertinggi sejak 2012. Kehadiran Lutfi yang sudah malang melintang di dunia perdagangan, industri dan investasi, imbuh Jerry, diyakini akan membawa perdagangan Indonesia jauh lebih baik.

"Visi presiden salah satunya adalah melakukan transformasi ekonomi. Itu semua pasti harus didukung oleh kinerja dan juga transformasi dalam bidang perdagangan. Mendag Lutfi bukan hanya punya pengalaman tapi visi dan kinerjanya sudah kita akui. Jadi saya senang dan bangga mendampingi beliau dalam mewujudkan visi presiden saat ini," ungkapnya.

Untuk mendukung Mendag, Jerry dalam perspektifnya melihat perlunya segera menyelesaikan target-target perundingan perdagangan dan implementasi perjanjian perdagangan yang telah ditandatangani dan diratifikasi.

(Baca Juga: Pacu Pemulihan Ekonomi, Menperin Yakin Indonesia Punya Modal Kuat) "Fokusnya adalah bahwa pasar produk Indonesia harus diekstensifikasi baik ke pasar tradisional maupun pasar potensial lain. Juga, harus makin ditingkatkan nilai tambahnya sesuai arahan presiden," ujarnya.

Untuk itu, menurut Jerry perlu sinergi yang baik antara sektor keuangan dan sektor perdagangan riil. Keterlibatan seluruh stakeholder termasuk masyarakat perlu digenjot. Dalam perdagangan saham, Jerry melihat perlunya sosialisasi yang makin masif di masyarakat agar bisa berpartisipasi sebagai investor di bursa saham.

"Semakin banyak masyarakat berinvestasi tentu akan sangat baik dampaknya bagi produsen dan industri perdagangan di Indonesia. Terlebih jika investasinya diarahkan untuk perusahaan-perusahaan dalam negeri. Makin kuat perusahaan, makin banyak tenaga kerja diserap dan kesejahteraan masyarakat juga makin besar. Investor sendiri tentu pasti dapat untung," paparnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Berjalan Dua Pekan, Menko Airlangga Jabarkan Kondisi Ekonomi RI
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Rekomendasi
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Gelar Diskusi Program...
Gelar Diskusi Program MBG, Ini Rekomendasi Aktivis Perempuan Cipayung Plus
Perkuat Akses Kesehatan...
Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat, Rudy Susmanto Dorong Sinergi Sektor Swasta dan Pemkab Bogor
Berita Terkini
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved