Properti Khusus Kebutuhan Logistik Meningkat Tahun 2021
Rabu, 06 Januari 2021 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan indeks kinerja logistik, kami dapat mengidentifikasi dan membandingkan perdagangan dan kualitas logistik dengan negara lain. Dengan skor totaldari 3,15, Kinerja Indeks Logistik Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara tetangga," ungkapnya.
Singapura menjadi negara dengan peringkat tertinggi di ASEAN, mencetak skor 4 yang berarti unggul pada ketepatan waktu dan kompetensi logistik. Beberapa aspek yang membutuhkan penyesuaian adalah efisiensi proses pembersihan dan perdagangan, serta transportasi infrastruktur terkait.
Untuk ketepatan waktu logistik Indonesia setara dengan Vietnam yang menempati peringkiat ketigadi kawasan ASEAN dengan skor 3,67. Namun, skor ketepatan waktu Indonesiamenunjukkan peningkatan dibandingkan skornya pada 2016 di mana Indonesia mendapat nilai 3,46. Peningkatan ini sebagian dipengaruhi oleh pertumbuhan gudang dan fasilitas logistik di seluruh Indonesia.
Laporan Savills Indonesia juga menyebut bahwa gudang modern pun terus tumbuh dan mendapatkan minat kuat dariinvestor lokal dan asing karena membantu perusahaan e-commercememotong biaya logistik dan penanganan produk. Pemain internasional terkemuka yang mengembangkan gudang modern
adalah LOGOS membangun gudang modern pertama di Bekasi.Di sisi lain, pemain lokal seperti Mega Manunggal Property membangun gudang modern di Bekasi, Bogor, dan Depok.
Tentu setelah meningkatnya permintaan gudang, harga tanah pun meningkat karena pembangunan akan terus berkembang. Saat ini, rata-rata harga lahan industri di Jabodetabek adalah Rp3.826.000 per persegi meter, nilai tersebut 40% lebih tinggi dari 2017 yang mencapai Rp2.712.500.Sementara itu, permintaan sewa gudang di Jabodetabek rata-rata sekitar Rp56.000 per meter persegi, sedangkan harga yang diminta untuk gudang di kawasan prima saat ini mencapai Rp80.000 per meter persegi.
Singapura menjadi negara dengan peringkat tertinggi di ASEAN, mencetak skor 4 yang berarti unggul pada ketepatan waktu dan kompetensi logistik. Beberapa aspek yang membutuhkan penyesuaian adalah efisiensi proses pembersihan dan perdagangan, serta transportasi infrastruktur terkait.
Untuk ketepatan waktu logistik Indonesia setara dengan Vietnam yang menempati peringkiat ketigadi kawasan ASEAN dengan skor 3,67. Namun, skor ketepatan waktu Indonesiamenunjukkan peningkatan dibandingkan skornya pada 2016 di mana Indonesia mendapat nilai 3,46. Peningkatan ini sebagian dipengaruhi oleh pertumbuhan gudang dan fasilitas logistik di seluruh Indonesia.
Laporan Savills Indonesia juga menyebut bahwa gudang modern pun terus tumbuh dan mendapatkan minat kuat dariinvestor lokal dan asing karena membantu perusahaan e-commercememotong biaya logistik dan penanganan produk. Pemain internasional terkemuka yang mengembangkan gudang modern
adalah LOGOS membangun gudang modern pertama di Bekasi.Di sisi lain, pemain lokal seperti Mega Manunggal Property membangun gudang modern di Bekasi, Bogor, dan Depok.
Tentu setelah meningkatnya permintaan gudang, harga tanah pun meningkat karena pembangunan akan terus berkembang. Saat ini, rata-rata harga lahan industri di Jabodetabek adalah Rp3.826.000 per persegi meter, nilai tersebut 40% lebih tinggi dari 2017 yang mencapai Rp2.712.500.Sementara itu, permintaan sewa gudang di Jabodetabek rata-rata sekitar Rp56.000 per meter persegi, sedangkan harga yang diminta untuk gudang di kawasan prima saat ini mencapai Rp80.000 per meter persegi.
Lihat Juga :