Gercep, BCA Blokir Rekening Grabtoko yang Diduga Gelapkan Uang Konsumen

Rabu, 06 Januari 2021 - 20:40 WIB
loading...
Gercep, BCA Blokir Rekening...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bergerak cepat dengan memutuskan untuk memblokir rekening salah satu e-commerce yang diduga terlibat penggelapan uang konsumen. E-commerce yang dimaksud adalah Grabtoko.

Menurut Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn pembelokiran dilakukan karena BCA senantiasa mengikuti ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. ( Baca juga:Sakit Hati Tak Boleh Pinjam Uang, Janda Seksi Sikat Uang Perusahaan Rp8,9 M )

"Sehubungan dengan informasi yang beredar mengenai penipuan di salah satu toko e-commerce yang salah satu rekening penerima dananya menggunakan rekening BCA, dapat kami sampaikan bahwa dalam menjalankan operasional perbankan, BCA senantiasa mengikuti ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia," ujar Hera di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Pihak BCA menambahkan, pemblokiran itu membuat rekening toko e-commerce yang bersangkutan untuk sementara waktu tidak dapat melakukan transaksi, baik menerima ataupun melakukan transfer. Selanjutnya, BCA menyatakan kepada para nasabahnya untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam bertransaksi.

"Kami mengimbau kepada nasabah untuk senantiasa berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial dan senantiasa melakukan verifikasi informasi. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi contact center Halo BCAmelalui 1500888, WA Halo BCA 0811 1500 998, twitter @halobca atau webchat www.bca.co.id," tandasnya.

Pemblokiran ini terkait dengan ramainya kabar mengenai dana seorang konsumen Grabtoko sebesar Rp23 juta yang belum jelas rimbanya. Dana sebesar itu ditransfer ke rekening atas nama Grab Toko Indonesia (Grabtoko) untuk pembelian dua unit iPhone. Sayangnya, sejak uang ditransfer pada 28 Desember lalu, barang yang dipesan tak kunjung diterima. ( Baca juga:Presiden Ajukan Nama Calon Kapolri ke DPR Pekan Depan )

Kasus ini pun kemudian ramai di jagat Twitter. Belakangan, pihak Grabtoko memberikan penjelasan bahwa mereka sudah melaporkan kasus ini ke Mabes Polri. Grabtoko melaporkan salah seorang investornya yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3.185 Rekening Nasabah...
3.185 Rekening Nasabah Penunggak Pajak Diblokir Serentak, Ini Lokasinya
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
AEON360 dan Google Cloud...
AEON360 dan Google Cloud Hadirkan Ekosistem Berbasis AI untuk Pengalaman Belanja yang Praktis
Penjualan E-Commerce...
Penjualan E-Commerce Capai USD5,76 Miliar, Didorong Konten dan Live Streaming
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Sahroni Minta Pelaku...
Sahroni Minta Pelaku Penggelapan Dana Gereja Dihukum Maksimal: Memicu Ketidakpercayaan Umat!
Bantah Gelapkan Dana...
Bantah Gelapkan Dana Rp13,2 Miliar, KDI Laporkan Balik Dugaan Pencemaran Nama Baik
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved