Jack Ma Makin Merana, Trump Bakal Larang Alibaba Investasi di AS

Kamis, 07 Januari 2021 - 11:05 WIB
loading...
Jack Ma Makin Merana,...
Ilustrasi Alibaba. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertimbangkan untuk melarang perusahaan besutan Jack Ma, Alibaba dan Tencent investasi di AS. Trump sedang mempertimbangkan untuk menambahkan Alibaba Group Holding Ltd dan Tencent Holdings Ltd ke dalam daftar hitam perusahaan China yang diduga dimiliki atau dikendalikan oleh militer China.

Dilansir dari Reuters, di Jakarta, Kamis (7/1/2021), kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal. Namun demikian, rencana tersebut masih mempertimbangkan dampaknya bagi pasar.

Baca Juga: Jack Ma, Kamu Di Mana?

Kabar tersebut membuat saham Alibaba dan Tencent merosot sekitar 3% dalam perdagangan di Bursa Efek Hong Kong. Saham Alibaba yang terdaftar di AS ditutup turun lebih dari 5%.

Baca Juga: Menelisik Rekam Jejak Raksasa Bisnis Alibaba dan Jack Ma di Indonesia

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang melarang transaksi dengan delapan aplikasi perangkat lunak China, termasuk aplikasi pembayaran seluler Alipay dari Ant Group, meningkatkan ketegangan dengan Beijing dua minggu sebelum Presiden terpilih Joe Biden menjabat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Rekomendasi
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
IPB Cetak Sejarah Jadi...
IPB Cetak Sejarah Jadi Kampus Pertama yang Lepasliarkan Rusa Timor Hasil Penangkaran
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 26 : Jaka Bersama Anak Buahnya Diam-Diam Mendatangi Rumah Mila
Berita Terkini
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved