Tanri Abeng Bisikin Erick Thohir, Masih Banyak BUMN Tidak Berstandar Dunia

Kamis, 07 Januari 2021 - 16:10 WIB
loading...
Tanri Abeng Bisikin...
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng menilai, belum semua perseroan plat merah memiliki reputasi yang diharapkan oleh multinational impresser. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng menilai, belum semua perseroan plat merah memiliki reputasi yang diharapkan oleh multinational impresser. Itu karena tidak banyak manajemen emiten memahami tata kelola perusahaan atau Corporate governance berstandar dunia.

"Seperti yang saya sebutkan tadi goverment dengan standar internasional perlu diterapkan secara konsisten oleh seluruh direksi dan komisaris BUMN , pada hemat saya tidak semua komisaris bahkan direksi pun saat ini sudah benar-benar memahami global government standard," ujar Tanri dikutip Kamis (7/1/2021).

(Baca Juga: Eks Menteri BUMN Tanri Abeng, Minta Erick Thohir Berdayakan Dewan Komisaris )

Seyogyanya komisaris dan direksi masih perlu belajar lagi dan menguasai aspek good government untuk menjalankan peran pengendalian dan pengawasan secara efektif. Jika tidak, dia menilai, BUMN bisa mengalami hal-hal yang tidak diinginkan pemerintah. Contohnya adalah kasus korupsi yang melibatkan banyak petinggi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) karena lemahnya tata kelola perusahaan.

"Untuk menjalankan peran pengendalian dan pengawasan secara efektif, jika tidak maka kita akan atau BUMN kita akan bisa mengalami hal-hal yang seperti kita sudah ikuti terakhir ini. Asabri ini karena kurangnya tidak efektifnya pengawasan pada komisaris," kata dia.

Dewan komisaris BUMN berperan penting dalam penerapan good government mengingat begitu banyak anggota komisaris di induk perusahaan dengan jumlah yang mencapai ratusan orang. "Sekitar 700 (BUMN) kalau masuk anak-anak dan cucunya barangkali 10 kali lipat daripada itu dan mereka sumber penempatannya berasal dari disiplin yang berbeda dan latar belakang yang berbeda," ujarnya.

(Baca Juga: Restrukturisasi Erick Thohir Sejalan dengan Arah Reformasi BUMN Era Tanri Abeng )

Meski begitu, dia mengapresiasi BUMN yang sudah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia seperti PT Telkom, Bank Mandiri, BRI, BNI dan lainnya. Menurut Tanri, dengan menjadi perusahaan terbuka, praktik tata kelola perusahaan sudah mendekati standar internasional.

"Oleh karenanya BUMN-BUMN yang lain didorong untuk bisa go public juga menurut saya. Akhirnya corporate governance ini juga penting di internal BUMN itu sendiri," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Prabowo Kesal BUMN Banyak...
Prabowo Kesal BUMN Banyak Banget tapi Rugi: Saya Minta Semua Dibersihkan
SIG Perkuat Tata Kelola...
SIG Perkuat Tata Kelola Perusahaan lewat Layanan Informasi Publik
Legal Conference 2025:...
Legal Conference 2025: Kolaborasi Pelindo-Kejaksaan untuk Penguatan Tata Kelola
PT PP Tegaskan Komitmen...
PT PP Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi, Dorong Tata Kelola yang Transparan dan Kompetitif
Sah! Prabowo Teken UU...
Sah! Prabowo Teken UU 16/2025 Ubah Kementerian BUMN Jadi BP BUMN
Aliansi Ormas Islam...
Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris BUMN
WNA Bisa Pimpin BUMN,...
WNA Bisa Pimpin BUMN, KPK: Wajib Lapor LHKPN dan Bisa Dipidana Jika Korupsi
Ditinggal Erick Thohir,...
Ditinggal Erick Thohir, Posisi Menteri BUMN Kosong
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved