Apindo Sindir BUMN Jangan Monopoli Harga Swab Antigen

Jum'at, 08 Januari 2021 - 18:28 WIB
loading...
Apindo Sindir BUMN Jangan...
Rapid test antigen di stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti tes usap (swab) antigen yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Apindo menilai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus menggandeng pihak swasta untuk melaksanakan pelacakan Covid-19 melalui skema swab antigen.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, swab antigen tidak bisa dimonopoli oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saja. Hal itu justru membuat testing Covid-19 berjalan efektif.

(Baca juga: Kunjungan Menkes dan Menteri BUMN ke KPK Terkait Pengadaan Vaksin Corona )

"Nah ini juga tolong dipikirin juga, jadi jangan, mohon maaf ini juga jangan monopoli (BUMN) sendiri aja gitu. Dia mau bisa murah tapi dia tidak mau share ke teman-teman lain. Nah testing ini juga tidak bisa jalan secara efektif padahal kalau kita melihat yang sudah dilakukan oleh PT KAI itu sangat menarik loh. PT KAI itu bisa melakukan swab antigen dengan harga Rp105.000," ujar Hariyadi dalam konferensi pers, Jumat (8/1/2021).

Dia meminta, agar pemerintah juga memberikan akses yang sama kepada pengusaha swasta untuk mendapatkan swab antigen murah, agar dapat melakukan testing.

(Baca juga: Komisi Fatwa MUI Tetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci )

Itu karena pengusaha sepakat dengan pemerintah bahwa hierarki prioritas di tengah pandemi Covid-19 adalah keselamatan jiwa atau kesehatan. Karena itu, dunia usaha dalam menjalankan bisnis selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Saya setuju ekonomi dan lainnya tidak bisa, tetap prioritas utama adalah kesehatan. Lalu dari sisi untuk kenyamanan, teknologi dan sebagainya tentu kita menyesuaikan (regulasi) dan yang paling penting menurut saya adalah masalah testing," kata dia.

(Baca juga: Tensi Normal, Hasil Rapid Test Covid-19 Gisel Juga Non Reaktif )

KAI memang menyediakan layanan swab antigen seharga Rp105.000 untuk penumpang kereta jarak jauh yang disediakan di sejumlah stasiun sejak 21 Desember 2020. Bahkan, sejak libur Natal dan Tahun Baru 2021, pemerintah mengeluarkan syarat baru bagi mereka yang hendak bepergian ke luar kota. Salah satunya adalah kewajiban untuk menyertakan hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved