Duit Kartu Prakerja yang Keluar Lewat OVO Sebesar Rp3,4 Triliun
Sabtu, 09 Januari 2021 - 07:00 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - OVO sebagai salah satu mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja telah menyalurkan Rp3,4 triliun dana insentif untuk peserta. Hingga 4 Desember 2020, OVO telah menyalurkan insentif kepada 1,66 juta peserta program. ( Baca juga:Gelombang ke-12 Kartu Prakerja Siap Dibuka, Pantau Terus )
Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra berharap dengan program ini semakin banyak angkatan kerja muda Indonesia yang dapat terbantu. Juga mendorong muncul berbagai wirausahawan muda yang membantu menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Kami berharap langkah kecil yang dilakukan anak-anak jalanan membuka usaha dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk terus mengembangkan diri. Pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu fokus kami di OVO dalam jangka panjang, untuk mendorong anak-anak muda Indonesia dapat memberikan kontribusi bagi bangsa,” kata Karaniya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/1/2021).
Karaniya menambahkan, program Prakerja juga menjadi salah satu program dari pemerintah yang bisa mempercepat inklusi dan adopsi masyarakat terhadap layanan dompet digital. Tentunya ini akan mengakselerasi Indonesia untuk menjadi masyarakat nontunai.
“Dengan adanya program Prakerja, masyarakat mulai melek dengan kehadiran dompet digital, ini akan mempercepat harapan pemerintah untuk terciptanya ‘cashless society’,” pungkas Karaniya.
Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra berharap dengan program ini semakin banyak angkatan kerja muda Indonesia yang dapat terbantu. Juga mendorong muncul berbagai wirausahawan muda yang membantu menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Kami berharap langkah kecil yang dilakukan anak-anak jalanan membuka usaha dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk terus mengembangkan diri. Pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu fokus kami di OVO dalam jangka panjang, untuk mendorong anak-anak muda Indonesia dapat memberikan kontribusi bagi bangsa,” kata Karaniya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/1/2021).
Karaniya menambahkan, program Prakerja juga menjadi salah satu program dari pemerintah yang bisa mempercepat inklusi dan adopsi masyarakat terhadap layanan dompet digital. Tentunya ini akan mengakselerasi Indonesia untuk menjadi masyarakat nontunai.
“Dengan adanya program Prakerja, masyarakat mulai melek dengan kehadiran dompet digital, ini akan mempercepat harapan pemerintah untuk terciptanya ‘cashless society’,” pungkas Karaniya.
Lihat Juga :