Supaya Nggak Zonk, Simak Nih Tips Belanja Online dengan Aman
Minggu, 10 Januari 2021 - 11:00 WIB
loading...
Agar aman, belanja shopping perlu disertai kehati-hatian dan kecermatan sehingga mendapatkan barang sesuai keinginan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Belanja online saat ini sudah menjadi keseharian bagi sebagian besar masyarakat. Namun, belanja online juga memiliki risiko, terutama bagi mereka yang belum pernah, atau baru beberapa kali mencobanya.
Semakin tinggi transaksi yang dilakukan secara online, semakin besar pula risiko yang dihadapi pembeli. Seperti kita ketahui bersama, sudah banyak kasus penipuan online yang terjadi di marketplace. Namun, belanja daring sejatinya menawarkan beragam kemudahan jika dilakukan dengan baik.
(Baca Juga: 5 Kategori Belanja Online Paling Populer di Akhir 2020)
Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan, aktivitas belanja secara daring memang bisa mengancam keamanan jika tidak dilakukan secara hati-hati. Karena itu, kata dia, untuk membeli suatu barang secara online, terutama di marketplace, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu terhadap toko penjual barang yang akan dibeli.
"Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu memastikan status toko apakah aktif atau tidak, umur toko, hingga testimoni lebih banyak positif atau negatif?" kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (10/1/2021).
Semakin tinggi transaksi yang dilakukan secara online, semakin besar pula risiko yang dihadapi pembeli. Seperti kita ketahui bersama, sudah banyak kasus penipuan online yang terjadi di marketplace. Namun, belanja daring sejatinya menawarkan beragam kemudahan jika dilakukan dengan baik.
(Baca Juga: 5 Kategori Belanja Online Paling Populer di Akhir 2020)
Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan, aktivitas belanja secara daring memang bisa mengancam keamanan jika tidak dilakukan secara hati-hati. Karena itu, kata dia, untuk membeli suatu barang secara online, terutama di marketplace, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu terhadap toko penjual barang yang akan dibeli.
"Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu memastikan status toko apakah aktif atau tidak, umur toko, hingga testimoni lebih banyak positif atau negatif?" kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (10/1/2021).
Lihat Juga :