Program Langit Biru untuk Lingkungan Lebih Baik

Senin, 11 Januari 2021 - 07:44 WIB
loading...
Program Langit Biru...
Pertamina terus mendukung pengembangan energi bersih melalui Program Langit Biru. Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi hingga 29% pada 2030. FOTO/ Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA-Penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan kian menjadi tren di dunia. Selain untuk keberlangsungan hidup yang lebih baik, pemakaian energi bersih juga bisa mendukung program bauran energi baru dan terbarukan yang dicanangkan pemerintah.

Selaras dengan semangat tersebut, PT Pertamina (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang energi terintegrasi, menggulirkan beberapa program untuk memperkuat bisnis yang mengarah pada Environment, Social and Governance (ESG). Di antara sejumlah inisiatif Pertamina dalam mendukung pengembangan energi bersih adalah Program Langit Biru. Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi hingga 29% pada 2030 yang merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Paris (Paris Agreement).

Di Indonesia sendiri, tingkat polusi udara secara umum mengalami penurunan selama masa pandemi. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyebutkan, pada Juli lalu terjadi penurunan tingkat konsentrasi partikel PM 2,5 di beberapa daerah di Indonesia. PM 2,5 adalah partikulat berukuran 2,5 mikrometer yang terkandung di asap dan udara yang berbahaya bagi pernapasan manusia.

Di Jakarta, partikel PM 2,5 turun 15% dengan nilai rata-rata sebesar 26,87 mg/m3. Namun, angka tersebut masih di atas standar baku mutu PM 2,5 sebesar 15 mg/m3. Adapun di menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), standar baku mutu PM 2,5 idealnya di angka 10 mg/m3. Beberapa daerah lain yang mengalami penurunan tingkat polusi udara antara lain Jambi, Aceh, Padang, Batam dan Makassar. Penurunan polusi di daerah-daerah itu berkisar antara 14-18%.

Berdasarkan catatan Kementerian LHK, selama pandemi Covid-19, berkurangnya polusi udara disebabkan karena penggunaan kendaraan bermotor berkurang signifikan. Maklum saja, karena masyarakat lebih banyak tinggal di rumah dan jarang menggunakan kendaraan yang notabene menggunakan bahan bahan bakar minyak (BBM). (Baca juga:Mahasiswa ITS Gagas Bisnis Vas Berbahan Beton Ramah Lingkungan)

Berkurangnya tingkat polusi udara di masa pandemi ini, seyogianya menjadi momentum yang baik sekaligus menyadarkan masyarakat akan pentingnya udara bersih. Sehingga, ketika kondisi tidak lagi pandemi, menggunakan BBM yang bersih menjadi suatu keharusan agar polusi tidak kembali tinggi. Selain itu, kendati keberadaan vaksin corona bisa menjadi solusi untuk kesehatan masyarakat, masa pandemi ini harus menjadikan masyarakat untuk lebih menyadari bahwa udara bersih sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

Upaya mendukung penurunan tingkat polusi melalui Program Langit Biru yang dilakukan Pertamina, diimplementasikan dengan dukungan regulasi Pemerintah antara lain Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No P.20/2017. Peraturan Menteri tersebut mengatur kendaraan bermotor yang sedang diproduksi wajib memenuhi baku mutu emisi gas buang untuk kendaraan berbahan bakar bensin, dengan spesifikasi bahan bakar minyak (BBM) yang dipersyaratkan.

“Indonesia telah menandatangani Paris Agreement pada 22 April 2016 di New York. Indonesia juga menyatakan kesediaan untuk meratifikasi Paris Agreement sehingga untuk mendukung tujuan tersebut Pertamina juga terus mengedukasi dan mendorong konsumen agar beralih menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan,” papar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mas'ud Khamid.

Mas’ud menambahkan, dengan jaringan distribusi dan infrastruktur lengkap dan menjangkau seluruh wilayah Nusantara, Pertamina pun siap menjalankan program BBM ramah lingkungan. Layanan Progam Langi Biru mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun stakeholder lainnya. Hanya saja, dalam pelaksanaannya terdapat tantangannya yakni adanya segmen konsumen tertentu yang memiliki daya beli rendah sehingga sebagian besar dari mereka memilih menggunakan BBM yang kualitasnya lebih rendah.

“Dengan Program Langit Biru ini, Pertamina memberikan stimulus bagi segmen konsumen tertentu ini untuk bisa memiliki experience menggunakan BBM yang kualitasnya lebih baik dan lebih ramah lingkungan dengan harga yang sangat terjangkau,“ tambah Mas’ud. Langkah ini dilakukan untuk mendorong konsumen beralih menggunakan BBM yang lebih berkualitas.
(aby)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Dorong Ekosistem Digital...
Dorong Ekosistem Digital Energi, Pertamina Patra Niaga Raih Digital Innovation Awards 2026
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Rekomendasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved