Vaksin Sinovac Dapat Restu MUI, Erick Thohir: Alhamdulillah Halal
Senin, 11 Januari 2021 - 23:05 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, fatwa halal vaksin Covid-19 yang diterbitkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah kabar menyejukan dan sangat dinanti masyarakat.
"Alhamdulillah, sudah keluar keputusan fatwa halal dari Komite Fatwa Majelis Ulama Indonesia dan juga diberikannya persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari BPOM RI untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma. Ini adalah kabar menyejukan dan sangat dinanti," ujar Erick melalui akun sosial media (Instagram) @erickthohir, Senin malam (11/1/2021).
Baca Juga: BPOM Beri Izin Penggunaan Vaksin Sinovac, Ini Lima Kriteria Menurut WHO
Dengan fatwa halal dan izin penggunaan darurat tersebut, maka proses vaksinasi segera dilakukan pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) selaku penyelenggara vaksinasi. Di mana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama di Indonesia yang akan divaksin pada 13 Januari 2021 mendatang.
Setelah Kepala Negara, sejumlah pihak seperti tenaga medis, birokrasi, dan masyarakat akan secara masal memperoleh suntikan vaksin. Erick meyakini, tidak ada keraguan dari sejumlah pihak karena vaksin buah tangan Holding BUMN farmasi dan produsen farmasi asal China tersebut.
"Alhamdulillah, sudah keluar keputusan fatwa halal dari Komite Fatwa Majelis Ulama Indonesia dan juga diberikannya persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari BPOM RI untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma. Ini adalah kabar menyejukan dan sangat dinanti," ujar Erick melalui akun sosial media (Instagram) @erickthohir, Senin malam (11/1/2021).
Baca Juga: BPOM Beri Izin Penggunaan Vaksin Sinovac, Ini Lima Kriteria Menurut WHO
Dengan fatwa halal dan izin penggunaan darurat tersebut, maka proses vaksinasi segera dilakukan pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) selaku penyelenggara vaksinasi. Di mana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama di Indonesia yang akan divaksin pada 13 Januari 2021 mendatang.
Setelah Kepala Negara, sejumlah pihak seperti tenaga medis, birokrasi, dan masyarakat akan secara masal memperoleh suntikan vaksin. Erick meyakini, tidak ada keraguan dari sejumlah pihak karena vaksin buah tangan Holding BUMN farmasi dan produsen farmasi asal China tersebut.
Lihat Juga :