Program Langit Biru Dinilai Berdampak ke Kesehatan dan Produktivitas Pekerja

Jum'at, 15 Januari 2021 - 07:21 WIB
loading...
Program Langit Biru...
Pengaruh Program Langit Biru (PLB) Pertamina pada akhirnya bisa berdampak positif terhadap produktivitas pekerja karena akan meningkatkan kualitas dan kesehatan udara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengaruh Program Langit Biru (PLB) Pertamina pada akhirnya bisa berdampak positif terhadap produktivitas pekerja. Hal ini sangat diperlukan, apalagi pada saat pandemi seperti sekarang dimana terjadi penurunan perputaran roda perekonomian.

Anggota Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N) Arudji Wahyono menilai Program Langit Biru (PLB) Pertamina akan meningkatkan kualitas dan kesehatan udara yang pada akhirnya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pekerja.

"Lebih bagus. Pengaruhnya akan dirasakan pada masyarakat luas yang menghirup udara, termasuk juga para pekerja di jalan, seperti pengemudi angkutan umum," ujarnya di Jakarta.

Baca Juga: Pakar Logistik: Program Langit Biru Pilihan Tepat Sektor Usaha

Terkait hal itu Arudji mendukung perpanjangan PLB Pertamina di berbagai daerah, termasuk Bogor, Depok, dan Sukabumi, mengingat tingkat kepadatan lalu lintas di daerah tersebut cukup padat. Apalagi Kota Bogor yang mempunyai jumlah angkutan umum sangat banyak.

"Sebaiknya memang dilanjutkan. Karena di jalanan, selain masyarakat umum juga banyak dilalui pekerja baik formal dan nonformal, seperti sopir angkutan yang juga bisa memanfaatkan langsung program tersebut," katanya melalui keterangan tertulis.

Menurut dia, perpanjangan program juga akan mendukung tingkat kesadaran masyarakat termasuk pekerja untuk menggunakan BBM yang lebih berkualitas.

Dia menilai masyarakat semakin sadar bahwa kualitas Pertalite lebih baik dibandingkan Premium sehingga mereka merasakan manfaat positif terhadap mesin kendaraan, emisi dan juga kualitas udara.

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Anna Mariam Fadhilah juga mengapriesiasi perpanjangan PLB di Kota Bogor karena sangat membantu para pengguna BBM, terutama di saat pandemi.

"Saya mendukung program ini. Semoga terus berlanjut, terlebih karena Premium juga sudah jarang didapat. Masyarakat juga bisa menghemat pengeluaran karena sebagian besar perekonomian masyarakat sedang menurun," tambahnya.

Saat ini, lanjutnya, di Kota Bogor terdapat sekitar tujuh SPBU yang menjalankan PLB Pertamina dimana masyarakat bisa mendapatkan Pertalite dengan harga setara Premium.

"Kendaraan yang dapat menikmati program ini yakni motor roda dua dan roda tiga serta transportasi publik seperti angkot dan taksi plat kuning," katanya.

Baca Juga: Program Langit Biru untuk Lingkungan Lebih Baik

Sebagai kota yang lalu lintasnya termasuk padat, antara lain karena banyaknya angkutan umum, Fadhila berharap PLB juga memberikan dampak baik terhadap peningkatan kualitas udara. Hal ini dikarenakan angka oktan Pertalite lebih tinggi dibandingkan Premium, sehingga diharapkan pula bisa lebih ramah lingkungan.

"Program Langit Biru ini merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
Dunia Krisis Energi,...
Dunia Krisis Energi, Pemerintah Siapkan BBM Etanol 20% dari Ampas Tebu-Jagung
Axis Rambah Pasar Sensor...
Axis Rambah Pasar Sensor Udara, Targetkan Korporasi dan Fasilitas Publik
Peran Aktif Ajinomoto...
Peran Aktif Ajinomoto untuk Udara Indonesia Lebih Bersih
Bioethanol Masuk PSN,...
Bioethanol Masuk PSN, Pemerintah Didorong Intervensi Bahan Baku
SIG dan Resinergi Kolaborasi...
SIG dan Resinergi Kolaborasi Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
Rekomendasi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved