Duh, Tingkat Melek Keuangan Kita Kalah Jauh oleh China dan India

Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:38 WIB
loading...
Duh, Tingkat Melek Keuangan...
Ilustrasi/sarjanaekonomi.co.id
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah menuturkan, pihaknya akan mengoptimalkan keberadaan fintech pendanaan untuk mendukung program pemerintah meningkatkan inklusi keuangan yang masih 76% sepanjang 2019.

"Angka ini jauh dari China 97% dan India 97%. Literasi keuangan Indonesia malah jauh lebih rendah hanya 38%," kata Kuseryansyah di Jakarta, Jumat (15/1/2021). ( Baca juga:Inklusi Keuangan Jadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi )

Posisi literasi keuangan Indonesia masih rendah dibandingkan China yang sudah 87%, India 87%, Rusia 82%, dan Afrika Selatan 82%. Angka literasi keungan Indonesia saat ini hanya sebesar 34%.

Maka dari itu, lanjut dia, AFPI terpanggil untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan inklusi dan literasi keuangan nasional dengan mendorong penggunaan fintech di Indonesia. Salah satu sektor yang disasar adalah usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).

Di sini peran nyata AFPI untuk UMKM terlihat berhasil dari pembiayaan ke sektor ini yang mendominasi. Dalam penelitian DailySocial Research bertajuk Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia per November 2020 terungkap bahwa peminjam fintech pendanaan didominasi oleh pelaku UMKM online dan offline. ( Baca juga:Conor McGregor Hina Khabib Nurmagomedov: Dia Gajah Kecil Gendut! )

"UMKM membutuhkan pembiayaan, karena 46,6 Juta UMKM belum memiliki akses kepada kredit," sebut dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Asuransi Astra dan Yayasan...
Asuransi Astra dan Yayasan Astra – YDBA Resmikan Program UMKM BERDAYA 2026
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Rekomendasi
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved