Ada Animo Asing, IHSG Berpotensi Menguat
Jum'at, 15 Januari 2021 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
"Sebelum pandemi, IHSG tertinggi di 6.693. IHSG di 6465. Level paling cukup selamat adalah di level tertinggi kita menembus 6.700-6.800 asal 6.693 tembus, masih ada peluang kenaikan," ucap Alfred.
Sebelumnya, saat IHSG terkoreksi tipis, asing justru membeli saham. Pembelian asing mencapai Rp9,39 triliun rupiah.
"Akumulasi nett buy asing hampir mencapai Rp10 triliun. Maka support dan resistancenya di 6.500-6.700. Lalu level support akan kuat di 6.278 untuk antisipasi profit taking dalam volume besar meski sulit melihat animo asing atau nett buynya tinggi," tambah Alfred.
Dari level konsolidasi, sentimen masih on the track karena tidak ada perubahan isu-isu fundamental. Ke depannya, menurut Alfred, sudah banyak bermain ke sentimen individual. ( Baca juga:Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan Negeri Depok )
"Dari sisi makro, baik global dan domestik sudah on the track, terlebih rencana stimulus Joe Biden. Yang banyak dinantikan adalah surprise dari para emiten kita nanti," tambahnya.
Sebelumnya, saat IHSG terkoreksi tipis, asing justru membeli saham. Pembelian asing mencapai Rp9,39 triliun rupiah.
"Akumulasi nett buy asing hampir mencapai Rp10 triliun. Maka support dan resistancenya di 6.500-6.700. Lalu level support akan kuat di 6.278 untuk antisipasi profit taking dalam volume besar meski sulit melihat animo asing atau nett buynya tinggi," tambah Alfred.
Dari level konsolidasi, sentimen masih on the track karena tidak ada perubahan isu-isu fundamental. Ke depannya, menurut Alfred, sudah banyak bermain ke sentimen individual. ( Baca juga:Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan Negeri Depok )
"Dari sisi makro, baik global dan domestik sudah on the track, terlebih rencana stimulus Joe Biden. Yang banyak dinantikan adalah surprise dari para emiten kita nanti," tambahnya.
(uka)
Lihat Juga :