Gempa di Sulbar, Kemenhub Pastikan Bandara Beroperasi Normal

loading...
Gempa di Sulbar, Kemenhub Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Sebanyak 65 korban gempa Sulbar dievakuasi ke Makassar menggunakan pesawat Boeing 737, Sabtu (16/1/2021). Foto/Kotributor MPI
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional penerbangan masih berjalan normal pasca terjadinya gempa bumi di wilayah Majene, Sulawesi Barat, Kamis (14/1) dengan magnitudo 6,2 SR.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto menghimbau kepada seluruh bandar udara yang terdampak untuk melakukan monitoring secara berkala terkait dengan kondisi operasional penerbangan di bandar Udara.

“Telah dikoordinasikan, seluruh bandar udara terdampak kami minta untuk melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak terdapat kerusakan yang mengganggu keselamatan penerbangan. Adapun operasi penerbangan di bandar udara hingga saat ini dilaporkan masih berjalan normal,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

(Baca juga: Warga Mamuju Terpaksa Antre BBM hingga Berjam-jam Pascagempa Majene 6,2 SR )



Diketahui, bandar udara yang terdampak gempa ialah Bandar Udara Tampa Padang - Mamuju dan Bandar Udara Sumarorong - Mamasa. Secara umum kondisi pegawai serta fasilitas bandar udara tidak terdapat kendala, hanya kerusakan minor pada beberapa fasilitas di bandar udara dan sedang diperbaiki.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Baitul Ihwan mengungkapkan, kondisi Bandar Udara dan Navigasi Penerbangan masih dapat melayani operasi penerbangan secara normal. Sedangkan untuk Bandar Udara Sumarorong tidak terdapat kerusakan baik fasilitas sisi udara maupun sisi darat.

"Namun, terdapat keretakan pada sisi gedung tower Mamuju dan saat ini pelayanan navigasi penerbangan masih beroperasi normal dengan status AFIS,” jelas dia.



halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top