Jokowi Beberkan Industri yang Bertahan dari Pandemi, tapi Masih Impor
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
“Saya mengajak agar para CEO bisa merancang sebuah kolaborasi kerja sama antara yang besar dengan para petani. Sehingga komoditi-komoditi yang tadi saya sampaikan itu bisa kita selesaikan,” ungkapnya.
Sementara itu untuk industri farmasi, Jokowi juga mengungkapkan 80-85% Indonesia masih impor. Dia menilai hal ini sebenarnya bisa dilakukan di Indonesia.
“Farmasi kita melihat juga hampir 80-85% kita masih impor. Kenapa enggak dilakukan di Indonesia,” ujarnya. ( Baca juga:Pelantikan Joe Biden Kelar, IHSG Diprediksi Lancar Menuju 6.500 )
Lalu untuk sektor teknologi, dia melihat adanya kesempatan besar Indonesia membangun industri dari hulu sampai hilir untuk mobil listrik. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk itu.
“Lewaat lithium baterai yang nikelnya kita miliki. Saya kira peluang-peluang seperti ini yang harus kita lihat dan harus didorong agar segera bisa kita laksanakan. Dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara,” pungkasnya.
Sementara itu untuk industri farmasi, Jokowi juga mengungkapkan 80-85% Indonesia masih impor. Dia menilai hal ini sebenarnya bisa dilakukan di Indonesia.
“Farmasi kita melihat juga hampir 80-85% kita masih impor. Kenapa enggak dilakukan di Indonesia,” ujarnya. ( Baca juga:Pelantikan Joe Biden Kelar, IHSG Diprediksi Lancar Menuju 6.500 )
Lalu untuk sektor teknologi, dia melihat adanya kesempatan besar Indonesia membangun industri dari hulu sampai hilir untuk mobil listrik. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk itu.
“Lewaat lithium baterai yang nikelnya kita miliki. Saya kira peluang-peluang seperti ini yang harus kita lihat dan harus didorong agar segera bisa kita laksanakan. Dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :