Luhut Tes Covid-19 Pakai Genose Buatan UGM, Lihat Hasilnya?
Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyarankan, agar plastik yang digunakan pada alat ini dapat menggunakan bahan yang dapat didaur ulang agar lebih ramah lingkungan. "Kedepannya kita akan gunakan ini di semua area publik seperti di Hotel, Mal, di lingkungan masyarakat RT/RW. Alatnya hanya seharga 62 juta dan harga per orangnya hanya dikenakan sekitar 20 ribu rupiah. Jika pemakaian lebih banyak tentunya costnya akan semakin turun dan nantinya alat ini akan terus dikembangkan sehingga mempunya akurasi yang akan lebih tajam. Dan tentunya kita harus bangga karena ini buatan Indonesia," jelas Menko Luhut.
Baca Juga: Meluncur Februari, Ini Harga Alat Deteksi Corona GeNose Buatan UGM
Ditempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, sesuai arahan Menkomarves untuk mendorong penggunaan alat GeNose pada transportasi umum, Kemenhub telah berkoordinasi dengan Kemenkes, UGM, dan Satgas Penanganan Covid-19. "Kami sudah berkomunikasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan akan segera ditindaklanjuti dengan surat persetujuan untuk penggunaan di simpul-simpul transportasi umum. Selanjutnya kemenhub akan membuat Surat Edaran kepada para operator transportasi. Kita rencanakan penggunaannya sudah dimulai pada 5 februari 2021 pada Stasiun KA terlebih dahulu, baru kemudian bertahap selanjutnya di Bandara," ujar Menhub.
Baca Juga: Meluncur Februari, Ini Harga Alat Deteksi Corona GeNose Buatan UGM
Ditempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, sesuai arahan Menkomarves untuk mendorong penggunaan alat GeNose pada transportasi umum, Kemenhub telah berkoordinasi dengan Kemenkes, UGM, dan Satgas Penanganan Covid-19. "Kami sudah berkomunikasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan akan segera ditindaklanjuti dengan surat persetujuan untuk penggunaan di simpul-simpul transportasi umum. Selanjutnya kemenhub akan membuat Surat Edaran kepada para operator transportasi. Kita rencanakan penggunaannya sudah dimulai pada 5 februari 2021 pada Stasiun KA terlebih dahulu, baru kemudian bertahap selanjutnya di Bandara," ujar Menhub.
(nng)
Lihat Juga :