Menelusuri Penyebab Bengkaknya Utang Sejumlah BUMN
Minggu, 24 Januari 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
"Datanglah pandemi yang buat rasio utang terhadap modal loncat. Ini saya kira akan ada mega-krisis besar di BUMN, dan ujungnya butuh suntikkan dana lebih dari APBN," ucapnya. ( Baca juga:Waspada, Efek Menerjang Genangan Air Pada Rem Mobil )
Sedangkan untuk utang yang membengkak pada PTPN disebabkan karena faktor harga komoditas. Memang menurut Bhima, sektor pertanian memiliki kinerja yang moncer pada saat pandemi berlangsung.
Menurutnya, jika melihat secara spesifik sektor pertanian yang mengalami kinerja positif adalah pada komoditas pangan. Sedangkan perusahaan BUMN perkebunan ini lebih banyak bermain pada komoditas yang harganya ditentukan oleh permintaan ekspor.
"Misalnya harga minyak sawit anjlok selama pandemi, baru rebound di november-desember. Kemudian sektor perkebunan karet juga turun pemasukannya karena produksi ban mobil anjlok seiring penjualan otomotif yang lesu selama pandemi," jelas Bhima.
Sedangkan untuk utang yang membengkak pada PTPN disebabkan karena faktor harga komoditas. Memang menurut Bhima, sektor pertanian memiliki kinerja yang moncer pada saat pandemi berlangsung.
Menurutnya, jika melihat secara spesifik sektor pertanian yang mengalami kinerja positif adalah pada komoditas pangan. Sedangkan perusahaan BUMN perkebunan ini lebih banyak bermain pada komoditas yang harganya ditentukan oleh permintaan ekspor.
"Misalnya harga minyak sawit anjlok selama pandemi, baru rebound di november-desember. Kemudian sektor perkebunan karet juga turun pemasukannya karena produksi ban mobil anjlok seiring penjualan otomotif yang lesu selama pandemi," jelas Bhima.
(uka)
Lihat Juga :