Dana Abadi SWF RI: Ogah Disamain dengan Malaysia, Tapi Disebut Mirip India

Senin, 25 Januari 2021 - 16:47 WIB
loading...
Dana Abadi SWF RI: Ogah...
Indonesia akan menyusul negara-negara maju, yang memiliki Sovereign Wealth Fund (SWF) atau dana abadi. Sri Mulyani mengatakan, SWF yang dimiliki Indonesia memiliki kemiripan dengan India. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menyusul negara-negara maju, seperti China, Norwegia, Uni Emirat Arab (UEA), dan Singapura yang memiliki Sovereign Wealth Fund (SWF) atau dana abadi . Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menceritakan, pembentukan SWF ini memiliki tujuan, sumber dana, entitas, serta karakteristik investor yang berbeda.

Baca Juga: Erick Thohir Ogah Disamakan dengan Malaysia Soal Lembaga Pengelola Investasi

Salah satu SWF yang dinilai memiliki kemiripan dengan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang dibentuk Indonesia adalah National Investment & Infrastructure Fund (NIIF) India. NIIF kini memiliki aset USD3 miliar dari internal maupun Foreign Direct Investment (FDI).

"Tujuannya mendapatkan financial return dan juga dalam upaya menarik FDI lebih banyak, menggandeng co investment partner dan perkembangan sektor infrastruktur jangka panjang. Ada miripnya dengan yang sedang kita bangun di SWF kita," kata Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan DPR, Senin (25/1/2021)

Kata dia, NIIF juga berbentuk trust yang diinvestasikan langsung oleh Pemerintah India. Sementara untuk pengawasannya dilakukan oleh komite yang diketuai oleh menteri keuangan, sama seperti LPI yang saat ini tengah dibentuk oleh pemerintah Indonesia.

Selain India, Norwegia juga memiliki SWF dengan nama Norges Bank atau Norwegian Oil Fund. Lembaga ini mengelola total dana lebih dari USD1 triliun yang berasal dari hasil minyak bumi untuk investasi ke publicly listed company secara jangka panjang.

"Investment appetite mereka paling tinggi adalah investasi dalam bentuk ekuitas, 60 persen dari modalnya atau asset under management Norges adalah dalam bentuk ekuitas. Entitas dan framework regulasinya ini badan khusus dikelola di bawah bank sentral. Landasan hukumnya Government Petroleum Fund Act seperti UU khusus," bebernya.

Baca Juga: Cegah Tuwir Sebelum Tajir, Dana Abadi SWF Jadi Pertaruhan Indonesia

Sementara itu, Singapura juga memiliki lembaga serupa yaitu Government of Singapore Investment Corporation (GIC). Dengan dana kelolaan mencapai USD440 miliar, lembaga SWF milik Singapura ini hanya mengelola dana internal untuk tujuan tertentu.

"Fokus tujuannya mendapat financial return dengan fokus public listed company dengan investasi jangka panjang dan juga portofolio investasi terdiri dari berbagai aset kelas seperti global equity, bonds, private equity, dan real estat," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
5 Negara yang Menerapkan...
5 Negara yang Menerapkan Program Mirip dengan Tapera
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved