Bangkit di Tengah Pandemi, Pedagang Produk Halal Gabung di Tajir Fest

loading...
Bangkit di Tengah Pandemi, Pedagang Produk Halal Gabung di Tajir Fest
Bangkitkan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19, sebanyak 48 pedagang atau pelaku UMKM produk halal digandeng untuk menjajakan dagangannya secara online dalam Tajir Fest 2021 di Tokopedia. Foto/Dok
JAKARTA - Bangkitkan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19, sebanyak 48 pedagang atau pelaku UMKM produk halal digandeng untuk menjajakan dagangannya secara online dalam Tajir Fest 2021 di Tokopedia .Sebelumnya, pameran serupa sudah pernah dilakukan pada Oktober 2020.

Baca Juga: Thailand-Australia Aja Garap Produk Halal, Sayang Jika Dilewatkan Indonesia

Lalu melihat animo hingga menaikan penjualan hingga 57 persen dan traffic pengunjung hingga 70an persen, membuat pameran UMKM produk halal tersebut kembali digelar.

"Tajir Fest 2021 bersama dengan Jakcloth tetap mengusung kolaborasi dari keinginan-keinginan baik Teman Tajir, menghadirkan berbagai produk halal melalui ekosistem Tokopedia Salam. Hal ini sejalan dengan semangat kami dalam upaya mendorong perkembangan ekosistem muamalah pada ranah digital," tuturHead of Category Development Tokopedia, Falah Fakhriyah, Senin (25/1/2021).

Untuk pameran kedua kalinya ini, akan digelar secara online pada 25 hingga 30 Januari 2021. Kolaborasi kali ini, sekitar 40 lebih mitra pedagang produk halal, akanmengedepankan tiga kategori produk. Seperti pakaian muslim perempuan dan pria, serta kategori makanan dan minuman dari setidaknya lebih dari 40 produk lokal terbaik anak negeri.



"Potongan harga yang diberikan pun ada yang serba 15 ribu dan 50 ribu serta diskon serba 50 persen dan 70 persen," tutur Falah.

Baca Juga: Ekspor Produk Halal Belum Signifikan

Diharapkan, Tajir Fest kali ini mampu mendongkrak para pegiat usaha lokal, terutama di industri fesyen muslim, dapat terus beradaptasi dan mempertahankan bisnis di tengah pandemi melalui pemanfaatan teknologi.

“Inisiatif bersama juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan terhadap fesyen muslim lokal sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat untuk bangga buatan Indonesia,” tambah Falah.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top