Bangun Infrastruktur Jalan Polytama Gunakan Aspal Polymer
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mengawali perguliran dana CSR dengan kegiatan pembangunan jalan menggunakan aspal polymer. Selain membantu infrastruktur desa untuk memaksimalkan peran TPA, sekaligus ada kepedulian sosial karena melibatkan warga yang terdampak selama kegiatan berlangsung," tutur ujar Dwinanto. Pembangunan jalan yang dananya bersumber dari CSR Polytama melibatkan 25 warga yang secara ekonomi terdampak pandemi Covid-19. Secara kebetulan, warga yang dilibatkan memiliki pengalaman dalam proses pengaspalan jalan. Mereka diberi honor per hari selama kegiatan berlangsung sampai selesai.
(Baca Juga : Infrastruktur Jalan di Wilayah Permukiman Didorong )
Dwinanto menambahkan, perusahaannya sudah lama melakukan inovasi pemanfaatan sampah plastik untuk berbagai macam produk yang memiliki manfaat. Salah satunya pemanfaatan daur ulang dalam bentuk aspal polymer. Inisiasi yang dilakukan Polytama ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya dan telah diterapkan di berbagai lokasi, termasuk di Paulan. "Tahun ini, kami mengawali CSR dengan pemanfaatan aspal polymer. Lewat program ini, kita kampanyekan bahwa sampah plastik itu masih bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk bahan baku aspal polymer," tuturnya.
(Baca Juga : Depo LRT Jabodebek Bakal Dibangun di Bekasi Timur, Luas 100.000 Meter Persegi )
Soal kekuatan, aspal polymer bisa lebih kuat dibanding aspal hotmix. Apabila aspal hotmix umumnya tidak tahan terhadap air, aspal polymer, karena terbuat dari plastik, justru lebih tahan. "Demikian juga dengan suhu tinggi. Meski dari plastik, pada saat hari cerah, tetap kuat. Ini sudah dibuktikan di sejumlah tempat yang dipraktikan Polytama," tutur Dwinanto.
(Baca Juga : Infrastruktur Jalan di Wilayah Permukiman Didorong )
Dwinanto menambahkan, perusahaannya sudah lama melakukan inovasi pemanfaatan sampah plastik untuk berbagai macam produk yang memiliki manfaat. Salah satunya pemanfaatan daur ulang dalam bentuk aspal polymer. Inisiasi yang dilakukan Polytama ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya dan telah diterapkan di berbagai lokasi, termasuk di Paulan. "Tahun ini, kami mengawali CSR dengan pemanfaatan aspal polymer. Lewat program ini, kita kampanyekan bahwa sampah plastik itu masih bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk bahan baku aspal polymer," tuturnya.
(Baca Juga : Depo LRT Jabodebek Bakal Dibangun di Bekasi Timur, Luas 100.000 Meter Persegi )
Soal kekuatan, aspal polymer bisa lebih kuat dibanding aspal hotmix. Apabila aspal hotmix umumnya tidak tahan terhadap air, aspal polymer, karena terbuat dari plastik, justru lebih tahan. "Demikian juga dengan suhu tinggi. Meski dari plastik, pada saat hari cerah, tetap kuat. Ini sudah dibuktikan di sejumlah tempat yang dipraktikan Polytama," tutur Dwinanto.
(ton)
Lihat Juga :