Waskita Mau Jual 9 Ruas Tolnya, Apa Kata BPJT?
Kamis, 28 Januari 2021 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Nurdin pun memastikan, rencana penjualan tol tersebut tidak ada kaitannya dengan rencana pembangunan proyek jalan tol yang akan dilakukan pemerintah. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Waskita Karya adalah murni aksi korporasi untuk menyehatkan keuangan perseroan. "Itu enggak ada kaitannya, ini murni divestasi dalam rangka penyehatan keuangan Waskita Group," jelasnya.
Sebagai informasi, secara keseluruhan, total panjang jalan tol yang akan dilepas sepanjang 483,3 kilometer (km). Adapun rincian 9 ruas tol yang bakal dijual yakni yang pertama adalah Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1-7 dengan panjang 61,70 km dengan porsi kepemilikan saham 30%.
Baca Juga: Waskita Karya Sukses Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp15 Triliun
Kemudian ada Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1-6 sepanjang 143,25 Km dengan kepemilikan saham 30%. Lalu ada Cibitung-Cilincing Seksi 1-4 sepanjang 34 Km dengan porsi kepemilikan saham 55%.
Selanjutnya ada ruas tol Cinere-Serpong Seksi 1-2 sepanjang 10,14 Km dengan porsi kepemilikan saham 35%. Ada Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 1-4 sepanjang 54 Km dengan kepemilikan saham 99,9%.
Sebagai informasi, secara keseluruhan, total panjang jalan tol yang akan dilepas sepanjang 483,3 kilometer (km). Adapun rincian 9 ruas tol yang bakal dijual yakni yang pertama adalah Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1-7 dengan panjang 61,70 km dengan porsi kepemilikan saham 30%.
Baca Juga: Waskita Karya Sukses Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp15 Triliun
Kemudian ada Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1-6 sepanjang 143,25 Km dengan kepemilikan saham 30%. Lalu ada Cibitung-Cilincing Seksi 1-4 sepanjang 34 Km dengan porsi kepemilikan saham 55%.
Selanjutnya ada ruas tol Cinere-Serpong Seksi 1-2 sepanjang 10,14 Km dengan porsi kepemilikan saham 35%. Ada Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 1-4 sepanjang 54 Km dengan kepemilikan saham 99,9%.
Lihat Juga :