IHSG Babak Belur, Pemerintah Diminta Tak Perlu Ikut Campur
Kamis, 28 Januari 2021 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, vaksinasi baru akan menunjukkan hasilnya di kuartal kedua tahun ini dan saat itulah pertumbuhan ekonomi pun akan mengalami percepatan. "Tahun lalu saya proyeksikan indeks ke 6.000 sejak bulan Juni dan ternyata tercapai ke 6.000. Karena itu tahun ini saya perkirakan hit 7.000 di akhir tahun," katanya. ( Baca juga:Bakal Dilaporkan Abu Janda, Ketua KNPI: Saya Ikhlas Ditangkap karena Melawan Pemecah Belah Bangsa )
Sementara itu pengamat ekonomi dari INDEF Nailul Huda menilai kondisi indeks sekarang kebalikan dari pekan lalu yang mengalami kenaikan drastis. Karena itu menurutnya ini menunjukkan kondisi investasi yang memang maksimal di level 6.450. "Investor sudah tidak dapat melakukan pembelian lagi pada level di atas itu. Ada juga sentimen dari semakin buruknya pengelolaan pandemi di Indonesia sehingga investor memilih wait and see," ujar Nailul.
Baca juga : Kasus COVID-19 Tembus 100 Juta, Dunia Krisis Vaksin
Sementara itu pengamat ekonomi dari INDEF Nailul Huda menilai kondisi indeks sekarang kebalikan dari pekan lalu yang mengalami kenaikan drastis. Karena itu menurutnya ini menunjukkan kondisi investasi yang memang maksimal di level 6.450. "Investor sudah tidak dapat melakukan pembelian lagi pada level di atas itu. Ada juga sentimen dari semakin buruknya pengelolaan pandemi di Indonesia sehingga investor memilih wait and see," ujar Nailul.
Baca juga : Kasus COVID-19 Tembus 100 Juta, Dunia Krisis Vaksin
(uka)
Lihat Juga :