Fasilitasi Pembayaran Tanpa Kontak Fisik, Instapay Punya 12.000 Mitra UMKM

Jum'at, 29 Januari 2021 - 14:23 WIB
loading...
Fasilitasi Pembayaran...
Model pembayaran digital kini semakin mudah seiring berkembangnya teknologi. FOTO/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pola belanja konsumen selama pandemi Covid-19 kian bergeser dengan tumbuhnya bisnis jual beli melalui platform elektronik atau e-commerce . Migrasi ke kanal berbasis internet yang banyak dilakukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) meningkat pesat dan terus mendongkrak aktivitas transaksi digital.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pada Oktober 2020, transaksi e-commerce pada Agustus 2020 naik hingga mencapai 140 juta dibandingkan tahun lalu yang mencapai 80 juta transaksi. Bahkan, jauh meningkat dibandingkan Agustus 2018 yang hanya 40 juta transaksi.

(Baca juga: Sri Mulyani Ngebet Aturan Pajak Digital Dunia Bisa Berlaku di 2022 )

Namun, pergeseran tersebut juga membawa tantangan atau permasalahan tersendiri, khususnya terkait dengan sistem pembayaran atau penagihan dalam transaksi online.

“Yang kerap dialami itu kesulitan dalam mencari tenaga admin yang jujur, repot saat membuat invoice hingga melakukan penagihan hingga harus cermat dalam mengecek setiap mutasi transaksi. Apalagi, sekarang ini pembayaran sudah mengarah ke non-tunai atau cashless. Ini tantangannya,” terang Country Director MC Payment Indonesia Valerino Wijaya dalam diskusi daring, belum lama ini.

Lebih lanjut, Valerino mengatakan pihaknya telah mengembangkan aplikasi Instapay. Menurutnya, layanan mobile ini dihadikan sebagai solusi metode pembayaran yang dapat membantu para pemilik UMKM untuk membuat invoice dan melakukan penagihan dengan lebih mudah dan profesional. Tidak hanya mempermudah proses berbelanja bagi pembeli, beragam fitur yang tersedia juga membantu para penjual.

(Baca juga: Waspadalah...! Ini Enam Ancaman Serangan Siber Penjahat Digital Selama WFH )

Merchant atau penjual bisa memanfaatkan fitur ‘scan & pay’ guna meminimalisir kontak fisik ketika pembayaran offline. Demikian juga untuk pembayaran online, bisa menggunakan fitur bayar melalui aplikasi pesan seperti Whatsapp, Line, Telegram sehingga pembeli tidak perlu bertatap muka atau datang langsung ke toko.

Pembuatan dan pengiriman invoice dari smartphone bisa lebih mudah. Pembeli juga dapat melakukan pembayaran dari mana saja dan kapan saja hingga menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.

“Para pelaku usaha dapat dengan mudah untuk membuat invoice, melakukan penagihan, dan menerima dan mengecek pembayaran secara online dengan menggunakan aplikasi mobile pada handphone. Mereka juga bisa meminimalkan risiko terjadinya transaksi fiktif yang sering terjadi,” ujarnya.

Sejauh ini, layanan tersebut telah memperoleh izin dari Bank Indonesia dan telah bekerja sama dengan beberapa lembaga perbankan. Valerino juga mengklaim sudah lebih dari 12 ribu UMKM yang melakukan transaksi dengan aplikasi tersebut.

Ia meyakini angka tersebut terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat untuk akses transaksi nirsentuh yang terus berkembang. Selain itu, inovasi tersebut diharapkan mampu menjadi rekan kerja para pelaku usaha untuk meningkatkan usahanya ke tahap yang lebih luas termasuk untuk ekspor ke mancanegara melalui sistem pembayaran tanpa harus memiliki integrasi website atau mesin EDC (electronic data capture).
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved