Pesan Menteri Basuki Soal Relief Bersejarah Warisan Soekarno di Gedung Sarinah
Sabtu, 30 Januari 2021 - 10:27 WIB
loading...
Pesan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait sebuah karya seni rupa patung relief yang ada di Gedung Sarinah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta, sebuah karya seni rupa patung relief yang ada di Gedung Sarinah bisa lebih aman. Menteri Basuki berpesan agar diperhatikan kualitas pondasi dan tiang gedung lama dalam pekerjaan renovasi untuk menjamin keamanan bangunan.
"Agar juga lebih diperhatikan hasil estetika bangunannya," pesan Menteri Basuki di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).
Baca Juga: Demi Sejarah, Erick Meminta Relief Sarinah Direstorasi
Sebagai bentuk transformasi, Gedung Sarinah akan mengubah konsep desain menara dan podium kepada bentuk aslinya. Namun secara fungsi, gedung tersebut dirancang sebagai smart dan green building (gedung pintar dan hijau) yang dilengkapi dengan tempat area berkumpul dan penyediaan co-working space yang modern.
Direktur Operasi III PT. Wijaya Karya Sugeng Rochadi mengatakan, untuk memastikan keamanan bangunan sebelum direnovasi, pihak kontraktor telah menggandeng tim independen dari beberapa tenaga ahli untuk memastikan konstruksi ini yang layak dikembangkan.
“Setelah dilakukan pengujian struktur bangunan yang mengacu kepada SNI terbaru, maka baru masuk tahap renovasi/rekondisi. Dalam pekerjaan di lapangan ada beberapa perkuatan, baik itu pondasi maupun struktur kolom penyangga,”jelas Sugeng.
"Agar juga lebih diperhatikan hasil estetika bangunannya," pesan Menteri Basuki di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).
Baca Juga: Demi Sejarah, Erick Meminta Relief Sarinah Direstorasi
Sebagai bentuk transformasi, Gedung Sarinah akan mengubah konsep desain menara dan podium kepada bentuk aslinya. Namun secara fungsi, gedung tersebut dirancang sebagai smart dan green building (gedung pintar dan hijau) yang dilengkapi dengan tempat area berkumpul dan penyediaan co-working space yang modern.
Direktur Operasi III PT. Wijaya Karya Sugeng Rochadi mengatakan, untuk memastikan keamanan bangunan sebelum direnovasi, pihak kontraktor telah menggandeng tim independen dari beberapa tenaga ahli untuk memastikan konstruksi ini yang layak dikembangkan.
“Setelah dilakukan pengujian struktur bangunan yang mengacu kepada SNI terbaru, maka baru masuk tahap renovasi/rekondisi. Dalam pekerjaan di lapangan ada beberapa perkuatan, baik itu pondasi maupun struktur kolom penyangga,”jelas Sugeng.
Lihat Juga :