Saham Rokok Bakal Terbakar Kenaikan Tarif Cukai

Senin, 01 Februari 2021 - 13:24 WIB
loading...
Saham Rokok Bakal Terbakar...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Head of Research Division PT BNI Sekuritas, Damhuri Nasution, menilai kenaikan cukai rokok biasanya akan memberikan sentimen negatif ke saham sektor cigarettes. Kenaikan cukai akan menyebabkan harga jual rokok meningkat, sehingga daya beli perokok untuk membelinya akan menurun.

"Pada akhirnya ini akan menurunkan volume penjualan rokok itu sendiri," ujar Damhuri saat dihubungi MNC Portal Indonesia hari ini (1/2/2021) di Jakarta. ( Baca juga:Harga Rokok Makin Mahal Per 1 Febuari, Cek Kenaikan Cukainya )

Namun sebaliknya, dampak bagi APBN akan positif karena akan meningkatkan pendapatan negara dari cukai rokok. Di samping itu dengan kenaikan harga rokok akibat kenaikan cukai tersebut, maka jumlah orang yang merokok diharapkan akan menurun.

"Sehingga banyaknya orang yang sakit akibat merokok diharapkan akan menurun pula. Dengan demikian beban biaya yang mungkin ditanggung oleh BPJS Kesehatan untuk mengobati orang sakit akibat merokok akan lebih rendah," jelasnya.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menilai prospek emiten di sektor rokok ini masih ada peluang untuk recovery. Itu sejalan dengan adanya pemulihan ekonomi, penyaluran bansos, dan pemulihan daya beli masyarakat. ( Baca juga:Virus Nipah di China dengan Tingkat Kematian 75% Bisa Menjadi Pandemi Baru )

"Harapan masih akan tergantung dengan pemulihan daya beli masyarakat," ujar Nafan Aji saat dihubungi.

Dia menilai sentimen yang akan mempengaruhi emiten rokok adalah volume penjualan dari rokok kretek mesin yang kemungkinan akan mengalami penurunan. Sementara untuk penjualan rokok kretek tangan masih akan cenderung stabil.

"Namun para investor masih menantikan periode dividen tahun ini sebelum mengambil keputusan," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Bursa Saham Lesu di...
Bursa Saham Lesu di Akhir Pekan, Terjungkal ke 6.127 Sore Ini
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Rekomendasi
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved