Bank Siap Salurkan Kredit dengan Suku Bunga Lebih Murah
Selasa, 02 Februari 2021 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan alat likuid terjadi di semua kelompok BUKU dengan peningkatan terbesar terjadi di BUKU 4. Sejalan dengan lemahnya permintaan kredit dan kebijakan moneter yang ekspansif, bank terus melakukan ekspansi pembelian SBN sehingga kepemilikan SBN oleh bank meningkat sebesar 153,9% yoy menjadi Rp1.476 T (37,67% dari kepemilikan total SBN). ( Baca juga:Gaduh Kudeta Demokrat, Pengamat: Politik Belah Bambu Pernah Sasar Golkar, PPP, dan Berkarya )
Indikator likuiditas perbankan secara industri juga terjaga baik dengan kecenderungan meningkat, tercermin dari rasio AL/DPK secara industri (20/01) pada level 33,84% (threshold 10%) dan AL/NCD pada level 155,87% (threshold 50%). Indikator PUAB juga relatif stabil per 15/01. Suku bunga PUAB O/N Rupiah dan valas terpantau stabil masing-masing di level 3,04% dan 0,05%.
"Kondisi likuiditas perbankan yang ample ini harus terus dipertahankan untuk meningkatkan kapasitas perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor riil yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional," tandasnya.
Indikator likuiditas perbankan secara industri juga terjaga baik dengan kecenderungan meningkat, tercermin dari rasio AL/DPK secara industri (20/01) pada level 33,84% (threshold 10%) dan AL/NCD pada level 155,87% (threshold 50%). Indikator PUAB juga relatif stabil per 15/01. Suku bunga PUAB O/N Rupiah dan valas terpantau stabil masing-masing di level 3,04% dan 0,05%.
"Kondisi likuiditas perbankan yang ample ini harus terus dipertahankan untuk meningkatkan kapasitas perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor riil yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :