Terima 26 Juta Bulk Vaksin Covid-19, Ini Rincian Produksinya di Bio Farma

Selasa, 02 Februari 2021 - 15:58 WIB
loading...
Terima 26 Juta Bulk...
Petugas melakukan pendataan vaksin Covid-19 Sinovac setelah tiba di Kantor Pusat Bio Farma Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Foto/BPMI Setpres/Muchlis Jr
A A A
JAKARTA - Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) mencatat 15 juta dosis bulk atau bahan baku vaksin Covid-19 target produksi sebanyak 13 batch. Proses produksi sudah dilakukan sejak tanggal 14 Januari 2021 dan diperkirakan akan selesai pada 11 Februari 2021.

Sementara bahan baku dalam bentuk bulk kedatangan kedua ini sebanyak 11 juta yang terdiri dari 10 juta dosis bahan baku dan 1 juta dosis tambahan atau overfill yang berasal dari produsen farmasi asal China, Sinovac Life Sciences Co. Ltd, akan mulai diproduksi sebanyak 9 batch mulai tanggal 13 Februari 2021 sampai dengan 20 Maret tahun ini. Dengan demikian, Bio Farma akan memproses sebanyak 26 juta bulk vaksin.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma mengatakan, semua bulk itu setelah diolah menjadi produk jadi, terlebih dahulu harus melalui serangkaian uji mutu atau quality control yang ketat yang dilakukan di laboratorium Bio Farma dan juga laboratorium BPOM.

(Baca juga: 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Siap Diproses Mulai 13 Februari )

"Untuk memastikan produk yang dihasilkan mempunyai kualitas yang memenuhi syarat, dan sesuai dengan standar yang berlaku sebelum digunakan untuk vaksinasi. Badan POM akan mengeluarkan hasil uji dalam bentuk lot release untuk vaksin produksi Bio Farma yang telah memenuhi syarat uji mutu tersebut," ujarnya Selasa (2/1/2021).

Untuk produksi tahap pertama, diperkirakan akan didistribusikan pada minggu kedua Februari tahun ini. Bambang menuturkan, vaksin Covid-19 yang sudah jadi tersebut, rencananya akan dialokasikan untuk petugas publik dan tenaga layanan publik termasuk TNI-Polri mulai akhir Februari 2021.

Dalam proses distribusi vaksin Covid-19 untuk menjaga kualitas vaksin agar tetap terjaga, Bio Farma menggunakan Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) yang terintegrasi secara bertahap dengan sistem lain di dalam dan di luar Holding BUMN Farmasi, termasuk Command Center yang dilengkapi dengan dashboard Internet of Things (IoT).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Rekomendasi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved