10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Siap Diproses Mulai 13 Februari

Selasa, 02 Februari 2021 - 11:52 WIB
loading...
10 Juta Bahan Baku Vaksin...
Vaksin Covid-19 Sinovac. Foto/Dok SINDOphoto/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) memastikan 10 juta bahan baku vaksin Covid-19 yang baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan diproduksi secepatnya. Holding BUMN Farmasi menargetkan proses produksi akan dilakukan pada 13 Februari 2021 dan diharapkan selesai pada 20 Maret tahun ini.

Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, sebelum diproduksi menjadi produk jadi, vaksin Covid-19 harus melalui serangkaian uji mutu dan kontrol yang ketat yang dilakukan Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal itu untuk memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

"Untuk kedatangan hari ini akan diproses pada tanggal 13 Februari dan diharapkan selesai pada 20 Maret 2021," ujar Bambang dalam konferensi pers kedatangan vaksin, Selasa (2/2/2021).

(Baca juga: Lagi, 11 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia )

Bahan baku vaksin yang diterima Indonesia pada hari ini merupakan bagian bahan baku yang didatangkan dari Sinovac Life Sciences Co. Ltd., China, sebanyak 140 juta dosis untuk tahun 2021. Pengirimannya akan dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Indonesia Kirim 1,58...
Indonesia Kirim 1,58 Juta Vaksin ke Nigeria Senilai Rp30,3 Miliar
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved