Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Selasa, 02 Februari 2021 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
"Guna mencapai target tersebut, penggunaan Asbuton perlu memperoleh dukungan untuk menjadi prioritas, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, agar dapat digunakan dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan desa," tegas Ayodhia.
Baca Juga: Aspal Buton Jadi Andalan untuk Pembangunan Jalan di Daerah Terpencil
Pengembangan Asbuton memperoleh dukungan dari gubernur di sejumlah daerah salah satunya Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi. "Asbuton bukti nyata kekayaan sumber daya alam di Buton. Adapun aspal tersebut bisa digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara, bahkan bisa diekspor ke luar negeri," kata dia.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah membangun jalan dengan Asbuton sejak tahun 1926, tetapi baru kali ini industri Asbuton dibangun menggunakan high technology. "Kami berharap industri Asbuton ini dapat segera terealisasi karena sudah ada kebijakan pemerintah yang mengatur," kata dia.
Sebagai informasi, terdapat tujuh jenis Aspal Buton, yakni B 5/20 Buton Granular Asphalt (BGA), B 50/30 Lawele Granular Asphalt (LGA), pracampur performance grade (PG) 70, pracampur PG 76, pracampur, cold paving hot mix Asbuton (CPHMA), dan Asbuton Murni. Dengan kapasitas terpasang sebanyak 1,995,000 ton per tahun, target produksi di Indonesia pada tahun 2021 baru sepertiganya, yakni sebesar 705,300 ton per tahun.
Baca Juga: Aspal Buton Jadi Andalan untuk Pembangunan Jalan di Daerah Terpencil
Pengembangan Asbuton memperoleh dukungan dari gubernur di sejumlah daerah salah satunya Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi. "Asbuton bukti nyata kekayaan sumber daya alam di Buton. Adapun aspal tersebut bisa digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara, bahkan bisa diekspor ke luar negeri," kata dia.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah membangun jalan dengan Asbuton sejak tahun 1926, tetapi baru kali ini industri Asbuton dibangun menggunakan high technology. "Kami berharap industri Asbuton ini dapat segera terealisasi karena sudah ada kebijakan pemerintah yang mengatur," kata dia.
Sebagai informasi, terdapat tujuh jenis Aspal Buton, yakni B 5/20 Buton Granular Asphalt (BGA), B 50/30 Lawele Granular Asphalt (LGA), pracampur performance grade (PG) 70, pracampur PG 76, pracampur, cold paving hot mix Asbuton (CPHMA), dan Asbuton Murni. Dengan kapasitas terpasang sebanyak 1,995,000 ton per tahun, target produksi di Indonesia pada tahun 2021 baru sepertiganya, yakni sebesar 705,300 ton per tahun.
(nng)
Lihat Juga :