Himpun Dana Lewat SWF, Telkom Akan Lepas Anak Usaha
Rabu, 03 Februari 2021 - 17:37 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk . atau Telkom tengah melakukan restrukturisasi bisnis. Salah satunya melepas anak usaha (spin off) di sektor infrastruktur.
Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menuturkan, langkah restrukturisasi bisnis tersebut untuk memperoleh dana segar dari para investor. Dalam skemanya, pemisahan tidak murni itu dilakukan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority (INA).
"Mengenai IT, kami sedang membahas secara pool part. Telkom sedang melakukan restrukturisasi corporate, yang kami inginkan memisahkan beberapa perusahaan Telkom di infrastruktur menjadi perusahaan listed yang berbeda,” ujarnya, Rabu (3/2/2021).
(Baca juga: Lima BUMN Buka Lowongan Kerja, Cek di Sini Yak! )
Langkah spin off itu dinilai cukup strategis untuk jangka menengah ke depannya, di mana investor global dapat bekerja sama dengan Telkom dan INA. Tak hanya itu, dalam skema SWF, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI akan melakukan penerbitan saham baru (right issue). Dalam aksi korporasi itu, pihak BSI menargetkan investor global sebagai investor baru pemilik saham perseroan.
Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menuturkan, langkah restrukturisasi bisnis tersebut untuk memperoleh dana segar dari para investor. Dalam skemanya, pemisahan tidak murni itu dilakukan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority (INA).
"Mengenai IT, kami sedang membahas secara pool part. Telkom sedang melakukan restrukturisasi corporate, yang kami inginkan memisahkan beberapa perusahaan Telkom di infrastruktur menjadi perusahaan listed yang berbeda,” ujarnya, Rabu (3/2/2021).
(Baca juga: Lima BUMN Buka Lowongan Kerja, Cek di Sini Yak! )
Langkah spin off itu dinilai cukup strategis untuk jangka menengah ke depannya, di mana investor global dapat bekerja sama dengan Telkom dan INA. Tak hanya itu, dalam skema SWF, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI akan melakukan penerbitan saham baru (right issue). Dalam aksi korporasi itu, pihak BSI menargetkan investor global sebagai investor baru pemilik saham perseroan.
Lihat Juga :