Mantap Lur! KRL Jogja-Solo Mulai Beroperasi 10 Februari 2021
Kamis, 04 Februari 2021 - 21:13 WIB
loading...
KRL Yogya-Solo tiba di stasiun Tugu Yogyakarta dari Solo Balapan, saat ujicoba, Kamis (4/2/2021). FOTO/MNC Portal Indonesia/Priyo Setyawan
A
A
A
YOGYAKARTA - Kereta rel listrik (KRL) Yogya- Solo saat ini masih dalam tahap ujicoba yang dapat diikuti masyarakat. Selanjutnya Rabu (10/2/2021) akan mulai beroperasi penuh. Akan ada 20 perjalanan KRL yang setiap harinya beroperasi di lintas Yogya - Solo PP. KRL akan melayani naik dan turun para pengguna di 11 stasiun yaitu Stasiun Yogya, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari dan Solo Balapan.
“Setelah KRL beroperasi, Kereta Rel Diesel (KRD) Prambanan Ekspres (Prameks) tetap beroperasi, tetapi hanya melayani Yogya-Kutoarjo PP. Untuk Yogya-Solo PP dilayani KRL,” ," kata Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Wiwik Widayanti, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: Berikut Daftar Tarif KRL Yogyakarta-Solo, Hari Ini Uji Coba dengan Penumpang
Wiwik menjelaskan waktu tempuh perjalanan KRL ini rata-rata sekitar 68 menit, ini lebih cepat waktunya dibandingkan perjalanan KA Prameks dengan waktu tempuh rata-rata selama 75 menit dengan pemberhentian di tujuh stasiun. Setiap perjalanan KRL lebih banyak dalam melayani penggunanya. Dengan jumlah empat kereta di setiap trainsetnya, KRL pada masa normal dapat melayani 1.600 orang dalam satu kali perjalanan, namun dalam masa pandemi ini, KAI mengatur kapasitas pengguna sebanyak 74 orang perkereta. Kecepatan maksimal perjalanan KRL ini bisa sampai 90 km/jam. Sedangkan kecepatan maksimal perjalanan KA Prameks secepat 78-80 km/jam
"Kami berharap masyarakat di Yogya, Solo dan sekitarnya dapat menggunakan transportasi publik yang semakin baik dengan hadirnya KRL," harapnya.
![Mantap Lur! KRL Jogja-Solo Mulai Beroperasi 10 Februari 2021]()
Tiket untuk KRL Yogyakarta - Solo menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter maupun kartu uang elektronik dari bank yaitu E-money Mandiri, Flazz BCA, BRIZZI, dan BNI Tap Cash. KMT telah dijual di seluruh stasiun KRL dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. "Tarif satu kali perjalanan KRL adalah Rp8.000 (tarif flat). Besaran tarif ini sama dengan tarif KA Prameks relasi Yogya - Solo PP yang ada sekarang," paparnya.
“Setelah KRL beroperasi, Kereta Rel Diesel (KRD) Prambanan Ekspres (Prameks) tetap beroperasi, tetapi hanya melayani Yogya-Kutoarjo PP. Untuk Yogya-Solo PP dilayani KRL,” ," kata Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Wiwik Widayanti, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: Berikut Daftar Tarif KRL Yogyakarta-Solo, Hari Ini Uji Coba dengan Penumpang
Wiwik menjelaskan waktu tempuh perjalanan KRL ini rata-rata sekitar 68 menit, ini lebih cepat waktunya dibandingkan perjalanan KA Prameks dengan waktu tempuh rata-rata selama 75 menit dengan pemberhentian di tujuh stasiun. Setiap perjalanan KRL lebih banyak dalam melayani penggunanya. Dengan jumlah empat kereta di setiap trainsetnya, KRL pada masa normal dapat melayani 1.600 orang dalam satu kali perjalanan, namun dalam masa pandemi ini, KAI mengatur kapasitas pengguna sebanyak 74 orang perkereta. Kecepatan maksimal perjalanan KRL ini bisa sampai 90 km/jam. Sedangkan kecepatan maksimal perjalanan KA Prameks secepat 78-80 km/jam
"Kami berharap masyarakat di Yogya, Solo dan sekitarnya dapat menggunakan transportasi publik yang semakin baik dengan hadirnya KRL," harapnya.
Tiket untuk KRL Yogyakarta - Solo menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter maupun kartu uang elektronik dari bank yaitu E-money Mandiri, Flazz BCA, BRIZZI, dan BNI Tap Cash. KMT telah dijual di seluruh stasiun KRL dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. "Tarif satu kali perjalanan KRL adalah Rp8.000 (tarif flat). Besaran tarif ini sama dengan tarif KA Prameks relasi Yogya - Solo PP yang ada sekarang," paparnya.
Lihat Juga :